You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Disparbud Konservasi Enam Patung Penghias Kota
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

Disparbud Konservasi Enam Patung dan Monumen Tahun Ini

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI Jakarta melalui Pusat Konservasi Cagar Budaya melakukan konservasi enam patung dan monumen tahun ini.

bisa terjadi korosi dan rusak karena faktor polusi, debu, dan cuaca,

Enam patung dan monumen tersebut yakni Monumen Pancasila Sakti, Patung Persahabatan di depan Masjid Cut Mutia; Patung Hermes di Jalan Harmoni; Patung ASEAN di Taman Suropati; Patung Mohammad Husni Thamrin; dan patung yang berada di Kompleks Tugu Proklamasi seperti, Patung Proklamator dan Tugu Petir.

Kepala Pusat Konservasi Cagar Budaya Disparbud DKI Jakarta, Linda Enriany mengatakan, konservasi yang dilakukan pihaknya berdasarkan UU Nomor 11 Tahun 2015 Tentang Pelestarian Cagar Budaya.  

Revitalisasi PKJ TIM Mencakup Peningkatan Fasilitas di Planetarium

"Salah satunya konservasi benda-benda berharga yang menjadi aset pemerintah daerah, institusi lain, dan masyarakat. Aset Pemprov DKI itu menjadi kewajiban kita melakukan perawatan, kalau instansi lain atau masyarakat itu mengajukan permohonan terlebih dahulu," ujarnya, Senin (26/8).

Linda menjelaskan, konservasi patung maupun monumen dilakukan dalam rangka perawatan. Sehingga, secara tampilan dan kondisinya tetap dalam kondisi baik.

"Patung dan monumen itu berada di ruang terbuka, bisa terjadi korosi dan rusak karena faktor polusi, debu, dan cuaca," kata Linda.

Menurutnya, proses konservasi patung dan monumen penghias kota tersebut memerlukan teknis khusus. Untuk itu, pihaknya mengerahkan enam tenaga lapangan didampingi dua tenaga konservator.  

Rata-rata proses konservasi di satu lokasi memakan waktu 7-15 hari tergantung besarannya seperti konservasi patung di Tugu Proklamasi yang bisa mencapai dua pekan.

"Patung itu ada teknik tersendiri, contohnya ada pembersihan basah dan pembersihan kering. Kami bersihkan dulu dari kotoran lalu kami lakukan pemolesan menggunakan cairan kimia khusus," ungkapnya.

Linda menambahkan, saat ini masih berlangsung konservasi Patung ASEAN di Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat.

"Kami memprediksi bulan ini proses konservasi selesai semua," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11283 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye11046 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6753 personNurito
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3611 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1699 personFolmer