You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Jaring Aspirasi, Dirut MRT Berdialog dengan Penumpang Kereta Ratangga
photo Wuri Setyaningsih - Beritajakarta.id

Jaring Aspirasi, Dirut MRT Berdialog dengan Penumpang Kereta Ratangga

Dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional, Direktur Utama PT MRT Jakarta, William Sabandar, mencoba menjaring aspirasi warga dengan melakukan dialog langsung dengan penumpang Kereta Ratangga, Rabu (4/9).

Rata-rata, respon warga tadi di lapangan sangat positif  terkait kebersihan stasiun dan ketepatan kedatangan kereta

"Hari ini saya menyapa langsung pelanggan dan berdiskusi di dalam kereta. Masukan dari mereka rata-rata menambah rute MRT," ujarnya, usai menempuh perjalanan bersama warga dengan Kereta Ratangga pulang pergi dari Stasiun Hotel Indonesia ke Stasiun Blok A

Selain penambahan rute, jelas William, beberapa penumpang juga mengusulkan adanya pengharum ruangan di dalam rangkaian Kereta Ratangga agar lebih segar.

Jajaran Direksi Transjakarta Terjun Langsung Layani Masyarakat

"Masukan ini akan kami bahas dalam rapat direksi internal. Rata-rata, respon warga tadi di lapangan sangat positif  terkait kebersihan stasiun dan ketepatan kedatangan kereta," tuturnya.

Wulan (29), salah satu pengguna Kereta Ratangga mengaku, secara kesuluruhan stasiun MRT sudah bagus, termasuk pencahayaan dan temperatur suhu ruangan stasiun.  

"Stasiunnya adem, petugas juga sudah sigap," tandasnya.  

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1203 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1193 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye998 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye957 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye864 personBudhi Firmansyah Surapati