You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Sudin Kehutanan Jaksel Promosikan Vertical Garden di Flona Jakarta 2019
photo Mochamad Tresna Suheryanto - Beritajakarta.id

Sudin Kehutanan Jaksel Promosikan Vertical Garden di Flona Jakarta 2019

Suku Dinas (Sudin) Kehutanan Jakarta Selatan menampilkan vertical garden di ajang Pameran Flora dan Fauna (Flona) Jakarta 2019 yang berlangsung di kawasan Taman Lapangan Banteng, Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Berkontribusi meningkatkan kualitas udara

Kepala Suku Dinas Kehutanan Jakarta Selatan, Sabdo Kurnianto mengatakan, pelaksanaan Flona Jakarta 2019 menjadi momen yang tetap untuk lebih mengenalkan upaya penghijauan di tengah keterbatasan lahan.

"Kita juga bisa menanam tanaman penyerap polutan melalui konsep vertical garden. Selain membuat lingkungan mejadi lebih indah dan asri, kita bisa sekaligus berkontribusi meningkatkan kualitas udara di Jakarta," ujarnya, Jumat (6/9) malam.

255 Kartu Penyandang Disabilitas Dibagikan di Johar Baru

Sementara itu, Kezia yang menjadi salah satu pengisi acara Flona 2019 merasa senang bisa melihat stan Sudin Kehutanan Jakarta Selatan yang menonjolkan mengenai vertical garden.

"Senang, jadi bisa tahu lebih banyak tentang vertical garden, serta beraneka jenis tumbuhan," tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pameran Flona Jakarta 2019 berlangsung mulai 6 September-7 Oktober. Dalam penyelenggaraan kali ini mengusung tema "Ruang Hijau Jakartaku".

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11165 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1338 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1267 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1264 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye980 personBudhi Firmansyah Surapati