You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Diskominfotik Dorong Startup dan Perusahaan Teknologi Berkolaborasi dengan JSC
photo Mochamad Tresna Suheryanto - Beritajakarta.id

JSC Beri Ruang Kolaborasi Perusahaan Digital

Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta terus mendorong agar perusahaan rintisan atau startup maupun perusahaan digital lainnya dapat berkolaborasi dengan Jakarta Smart City (JSC) dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota cerdas dengan enam pilar utamanya.

Untuk pengembangan kota cerdas

Adapun keenam pilar tersebut yakni, smart living, smart mobility, smart environment, smart economy, smart governance, dan smart people.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) DKI Jakarta, Atika Nur Rahmania mengatakan, JSC pada saat ini memposisikan dirinya sebagai inovation hub dan living lab yang dapat menjadi playground atau sarana kolaborasi para startup, super app, maupun perusahan digital lainnya dengan Pemprov DKI untuk membangun dan memajukan Jakarta.

Kolaborasi Pemprov DKI dengan Perusahaan Digital Diapresiasi

"Inisiasi ini merupakan bagian dari pengembangan JSC untuk pengembangan kota cerdas yang bertumpu pada kolaborasi ekosistem digital yang ada di Pemprov DKI," ujarnya, Jumat (13/9).

Untuk itu, sambungnya, Pemprov DKI Jakarta mendorong para insan kreatif dan perusahaan digital menjadikan dan menggunakan infrastruktur Jakarta untuk mengenalkan teknologi yang dimiliki.

"Kolaborasi dapat dilakukan dengan bekerja sama dalam ide dan gagasan, menyusun narasi, berbagi beban investasi, hingga mewujudkannya bersama-sama dalam koridor enam pilar Jakarta Smart City," terangnya.

Atika menjelaskan, konsep smart city sudah dibangun dari 2015, dan hingga saat ini Jakarta sudah cukup memiliki infrastruktur yang baik, tinggal meningkatkan utilisasi infrastruktur tersebut dengan kolaborasi.

"Tentunya ini meningkatkan dan percepatan dari implementasi enam pilar smart city melalui strategi kolaborasi. Di sini kita duduk bareng dan sama-sama tahu solusi dari kedua belah pihak," ungkapnya.

Atika menilai, startup dan perusahaan digital masa kini cepat bergerak, fleksibel, dan memiliki potensi besar untuk berkembang ke depan sehingga kolaborasi ini akan bermanfaat dalam mewujudkan Jakarta yang lebih baik.

"Peran Jakarta Smart City itu memastikan bahwa teknologi itu bisa diimplementasikan secara cepat dan memadai. Sedangkan SKPD sebagai implementator dan akselerator," ucapnya.

Ia menambahkan, tiap-tiap projek dalam kolaborasi itu ada Key Performance Indicator karena bergerak dari smart collaboration.

"JSC terbuka bagi siapa saja yang ingin bekerja sama. Namun demikian, kami tetap melakukan kurasi terkait bidang kerja sama, kesesuaian dengan enam pilar, serta based untuk menyelesaikan masalah," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye5849 personTiyo Surya Sakti
  2. Sterilisasi Kucing di Palmerah Dilakukan Pekan Depan

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2362 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Gerakan Pilah Sampah Menuju Jakarta Lebih Bersih, Sehat, dan Asri

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2110 personFakhrizal Fakhri
  4. Dinkes Monitoring Kasus Hantavirus, Waspadai Penularan

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1705 personDessy Suciati
  5. Sudin LH Jaktim Olah 3,4 Ton Sampah Organik Jadi Pakan Maggot dan Kompos

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1612 personNurito