You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Sudin SDA Jakut Kebut Naturalisasi Turap Kali Karang Bolong
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Sudin SDA Jakut Kebut Naturalisasi Turap Kali Karang Bolong

Targetnya Oktober nanti sudah rampung. Saat ini pengerjaan sudah sekitar 60 persen

Pengerjaan naturalisasi turap Kali Karang Bolong, Kelurahan Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, sepanjang 600 meter di sisi selatan terus dikebut. Pengerjaan yang sudah dilakukan sejak akhir Agustus lalu, progresnya kini sudah mencapai 60 persen.  

Kepala Seksi Pemeliharan Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Utara, Frans Siahaan mengatakan, secara teknis naturalisasi turap tetap berpondasi cerucuk dolken dan kaso dengan ketinggian 3,5 meter. Pada bagian atas dibangun tanggul penahan banjir menggunakan tumpukan ban bekas. 

Naturalisasi Turap Kali Karang Bolong Manfaatkan Ban Truk Bekas

"Bagian dalam ban kita isi tanah dan ditanami pohon likuanyu atau climbong door," ujarnya, Selasa (17/9).

Selain itu, bagian dekat jalan sisi selatan kali juga akan dipasang plainter boks sepanjang 600 meter. Plainter boks memiliki lebar dan tinggi 30 sentimeter.

Ditambahkan Frans, pihaknya juga akan membuat vertikal garden menggunakan crucuk dolken yang dipasang setiap 20 meter. Di crucuk dolken itu tanaman akan dipasang menggunakan kawat.

"Targetnya Oktober nanti sudah rampung. Saat ini pengerjaan sudah sekitar 60 persen," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1343 personAnita Karyati
  2. Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1187 personDessy Suciati
  3. Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

    access_time26-01-2026 remove_red_eye980 personDessy Suciati
  4. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye950 personDessy Suciati
  5. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye778 personFakhrizal Fakhri
close