You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
2014, Penjualan Kupon PMI Jaktim Capai 4,7 Milliar
photo Hendi Kusuma - Beritajakarta.id

Bulan Dana PMI Jaktim Capai Rp 4,7 Miliar

Kesadaran warga Jakarta Timur mendonasikan uangnya untuk mendukung kegiatan kemanusiaan terbilang tinggi. Buktinya, Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Timur berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 4,7 miliar dari penjualan kupon PMI sepanjang tahun 2014 lalu.

Kupon bulan dana PMI yang tersebar mencapai Rp 5,9 miliar. Hingga tanggal 5 Januari, dana yang sudah disetorkan ke Bank DKI mencapai Rp 4,7 miliar

"Kupon bulan dana PMI yang tersebar mencapai Rp 5,9 miliar. Hingga tanggal 5 Januari, dana yang sudah disetorkan ke Bank DKI mencapai Rp 4,7 miliar," ujar Kusnoto, Ketua PMI Jakarta Timur, Rabu (7/1).

Kusnoto memperkirakan perolehan dana PMI akan terus bertambah mengingat masih banyak dana yang sudah terkumpul tetapi belum disetorkan oleh unit-unit pelaksana.

Stok Darah di PMI DKI Menipis

"Masih ada yang belum menyetorkan dana. Kami berharap seluruh instansi sudah menyetorkan dana hasil penjualan kupon bulan dana PMI pada monitoring terakhir 15 Januari mendatang," harapnya.

Tingginya perolehan dana PMI mendapat apresiasi dari Wakil Walikota Jakarta Timur, Husein Murad. Dia berharap perolehan dana PMI tahun 2014 dapat mencapai target yang ditetapkan.

"Saat ini kan baru mencaoai 73 persen. Saya harap bisa mencapai target dan Jakarta Timur meraih predikat sebagai pengumpul dana PMI terbanyak se-DKI Jakarta," ungkapnya, saat memimpin monitoring pelaksanaan bulan dana PMI, di Ruang Pola Kantor Walikota Jakarta Timur.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1201 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1192 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye997 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye956 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye863 personBudhi Firmansyah Surapati