You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Komisi C Lakukan Pendalaman Rancangan KUA PPAS 2020 Bersama SKPD
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Komisi C Lakukan Pendalaman Usulan Anggaran Dinas Bina Marga

Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi DKI Jakarta melakukan pembahasan dan pendalaman Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2020 di Dinas Bina Marga.

Kami menyampaikan masukan-masukan 

Wakil Ketua Komisi C, Rasyidi mengatakan, rapat ini merupakan pendalaman seluruh postur Belanja Langsung dan Belanja Tidak Langsung.

"Kami menyampaikan masukan-masukan mengenai mata anggaran dan besaran anggaran yang diusulkan," ujarnya, Senin (4/11).

Ketua DPRD Ingin Dinas PE Susun Anggaran Lebih Komprehensif

Rasyidi menjelaskan, Komisi C menyarankan agar Dinas Bina Marga bisa melakukan efisiensi untuk pelaksanaan anggaran di tahun 2020.

"Efisiensi ini juga sangat penting, kita ingin semua perencanaan dilakukan secara maksimal dan terukur," terangnya.

Anggota Komisi C, Syahrial menambahkan, seluruh SKPD khususnya bidang pembangunan bisa kembali melakukan penyesuaian anggaran sesuai dengan kebutuhan mengingat rapat akan terus berlangsung dengan beberapa SKPD lainnya. 

"Kalau Komisi lain itu membahas substansi dari pada kegiatan yang diusulkan. Sementara, di Komisi C anggaran yang diusulkan SKPD itu kita lihat dulu, itu sudah sesuai belum? Kalau lebih ya kita akan lakukan penyesuaian," ungkapnya. 

Sementara itu, Sekretaris Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Budi Mulyanto menuturkan, saat ini pihaknya masih mematangkan seluruh postur Belanja Langsung dan Belanja Tidak Langsung hingga satuan tiga.

Menurutnya, untuk Dinas Bina Marga berpotensi melakukan efisiensi Rancangan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2020 dari pagu awal Rp 4,27 triliun menjadi Rp 4,02 triliun.

"Ini masih akan dibahas. Sesuai masukan dewan dan kita akan lakukan sinkronisasi pembahasan dengan Komisi D dan C, hasil rapat ini akan kita sampaikan dengan kepala dinas mengenai kelanjutan nanti akan ada pendalaman," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Pemicu Kenaikan Harga Cabai Rawit Merah di Jakarta

    access_time08-09-2026 remove_red_eye3158 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Pramono Imbau Warga Proaktif Urus Kartu Layanan Transportasi Gratis

    access_time08-09-2026 remove_red_eye2014 personDessy Suciati
  3. Kuota Guru ASN Terbatas, Komisi A Minta Tenaga Pendidik Non-ASN Diberi Ruang

    access_time08-09-2026 remove_red_eye1306 personFakhrizal Fakhri
  4. Trotoar Sepanjang Jalan Fachrudin Ditata Petugas Gabungan

    access_time09-09-2026 remove_red_eye1300 personFolmer
  5. Komisi E Minta Verifikasi KJP tak Putus Bantuan di Tengah Tahun

    access_time10-09-2026 remove_red_eye1208 personFakhrizal Fakhri