You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Balkot Farm Launching Perdana Jual Produk Hasil Urban Farming
photo Mustaqim Amna - Beritajakarta.id

Produk Pertanian Perkotaan Dijual di Balkot Farm

Balkot Farm sebagai miniatur model urban farming di Balai Kota DKI Jakarta mulai menjual hasil produk pertanian perkotaan, hari ini.

Smoothies dari pakcoy,

Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Suharini Eliawati mengatakan, penjualan beragam produk pertanian perkotaan tersebut akan rutin dilakukan satu pekan sekali setiap hari Jumat.

"Produk olahan yang dijual seperti, seperti smoothies dari pakcoy dan beraneka sayur-mayur lainnya. Untuk harga jualnya rata-rata Rp 15 ribu per botol," ujarnya, Jumat (15/11).

Dinas KPKP Gencarkan Promosi Produk Olahan Hasil Urban Farming

Suharini menjelaskan, selain smoothies, juga dilakukan penjualan beragam bibit tanaman, hingga pupuk organik kemasan.

"Pengelola Balkot Farm ini berasal dari penggiat RPTRA, Kelompok Tani dan Gang Hijau dari lima wilayah kota. Mereka membawa hasil pertanian perkotaan dari wilayah masing-masing untuk dipasarkan di sini," terang Eli yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Pertanian Dinas KPKP.

Ia menambahkan, bersamaan dengan kegiatan tersebut juga diadakan konsultasi berkaitan dengan pertanian perkotaan.

"Alhamdulillah, kegiatan hari ini berjalan dengan lancar," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

    access_time19-09-2026 remove_red_eye2484 personFakhrizal Fakhri
  2. Rencana Penataan Kawasan Jalan Tambora Disosialisasikan

    access_time21-09-2026 remove_red_eye1306 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Didorong Terjangkau dan Terintegrasi

    access_time21-09-2026 remove_red_eye1048 personFakhrizal Fakhri
  4. Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

    access_time19-09-2026 remove_red_eye1047 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Bahas Krisis Iklim hingga Pangan, Pramono Bertolak ke New York

    access_time18-09-2026 remove_red_eye882 personDessy Suciati