You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Baru Peroperasi MRT Catatkan Pendapatanya
photo Wuri Setyaningsih - Beritajakarta.id

MRT Jakarta Catat Laba Bersih Rp 60 Miliar

Sejak resmi beroperasi Maret lalu, hingga pertengahan November 2019 ini PT MRT Jakarta mencatatkan laba bersih sekitar Rp 60 miliar dari pendapatan total sekitar Rp 1 triliun.


Direktur Utama MRT Jakarta, William Sabandar mengatakan, pihaknya menghitung angka pendapatan karena hutang pembangunan MRT tidak dibebankan kepada korporasi.

Pendapatan sebesar Rp 1 triliun lebih, jelas William, berasal dari public service obligation (PSO/subsidi) sebesar Rp560 miliar, pendapatan dari tiket Rp 180 miliar, laba dari non tiket Rp 225 miliar dan eks bunga bank Rp 40 miliar.

MRT Fase II Ditargetkan Angkut 500 Ribu Penumpang Setiap Hari

"Dari pendapatan sekitar Rp 1 triliun lebih itu, kita keluarkan untuk operasional dan lain-lain Rp 940 miliar. Jadi laba bersih sekitar Rp60 miliar," ujar William di kantornya, Rabu (27/11).  

Ia menjelaskan bahwa angka paling tinggi ini diperoleh dari pendapatan non tiket atau non firebox, yakni pendapatan telekomunikasi dua  persen, iklan 55 persen, retail satu persen dan naming rights 13 persen.

"Kami targetkan pendapatan non tiket pada 2020 nanti sekitar Rp200 hingga Rp250 miliar, lalu pada 2021 sebesar Rp 300 hingga Rp350 miliar. Dengan angka ini, kami harapkan sudah bisa memberikan deviden kepada pemerintah." tutupnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

    access_time19-09-2026 remove_red_eye2490 personFakhrizal Fakhri
  2. Rencana Penataan Kawasan Jalan Tambora Disosialisasikan

    access_time21-09-2026 remove_red_eye1311 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Didorong Terjangkau dan Terintegrasi

    access_time21-09-2026 remove_red_eye1056 personFakhrizal Fakhri
  4. Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

    access_time19-09-2026 remove_red_eye1055 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Bahas Krisis Iklim hingga Pangan, Pramono Bertolak ke New York

    access_time18-09-2026 remove_red_eye894 personDessy Suciati