You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pemkab Rapat Percepatan Pembangunan SPBU Apung di Pulau Karya
photo Suparni - Beritajakarta.id

Pemkab Kepulauan Seribu Bahas Percepatan Pembangunan SPBU Apung

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Administrasi Kepulauan Seribu menggelar rapat percepatan pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) apung di wilayahnya.

Semua sudah jalan tinggal percepatan perizinan dan penentuan titik koordinat kapal logistik BBM untuk SPBU Apung,

Wakil Bupati Kepulauan Seribu, Junaedi mengatakan, beberapa hal telah disiapkan untuk mempercepat proses pembangunan SPBU ini. Di antaranya kajian, tempat, pola distribusi, data nelayan penerima BBM bersubsidi, sistem pengoperasian dan survei lapangan.

"Semua sudah jalan, tinggal percepatan perizinan dan penentuan titik koordinat kapal logistik BBM untuk SPBU Apung," ujarnya, Selasa (3/12).

Pemkab Tinjau Lokasi Pembangunan SPBU Apung Pulau Karya

Ia berharap, akhir Desember 2019 ini, seluruh administrasi, sarana dan prasarananya selesai dikerjakan agar SPBU Apung Pulau Karya dapat segera beroperasi.

"Semoga semuanya beres dan nelayan Kepulauan Seribu sudah bisa merasakan BBM bersubsidi," harapnya.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kepulauan Seribu, Iwan P Samosir menambahkan, titik koordinat kapal untuk melepas jangkar perlu ditetapkan agar tidak merusak terumbu karang dan ekosistem laut di perairan Pulau Karya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye22718 personNurito
  2. PPSU Jelambar Himpun 144 Liter Minyak Jelantah

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1824 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. DPP APWI Gelar Halal Bihalal Bersama Widyaiswara

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1170 personFolmer
  4. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1097 personFakhrizal Fakhri
  5. Legislator Dukung Penertiban Billboard Bermuatan Sensitif

    access_time06-04-2026 remove_red_eye889 personFakhrizal Fakhri