You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Sejumlah Pintu Air Berstatus Siaga 4
photo Doc - Beritajakarta.id

Pintu Air di Jakarta dan Sekitarnya Siaga 4

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyampaikan update informasi tinggi muka air (TMA) di sejumlah pintu air di Jakarta dan sekitarnya.

Tercatat hanya Pintu Air Pasar Ikan yang berada dalam status siaga 3 dengan ketinggian muka air 180 sentimeter,

Data dari Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) BPBD DKI Jakarta hingga pukul 12.00, umumnya status pintu air di wilayah Jakarta dan sekitarnya berada pada status siaga 4.

"Tercatat hanya Pintu Air Pasar Ikan yang berada dalam status siaga 3 dengan ketinggian muka air 180 sentimeter," ujar Muhammad Ridwan, Kepala UPT Pusdatin BPBD DKI Jakarta, Sabtu (4/1).

Sejumlah Pintu Air Berstatus Siaga 4

Diungkapkan Ridwan, pintu air yang berada dalam status siaga 4 yakni, Katulampa dengan ketinggian muka air 20 sentimeter, Pintu Air Depok 115 sentimeter, Pintu Air Manggarai 640 sentimeter, Pintu Air Karet 330 sentimeter dan Pintu Air Krukut Hulu 30 sentimeter.

Kemudian, Pintu Air Pesanggrahan dengan TMA 85 sentimeter, Pintu Air Angke Hulu 80 sentimeter, Waduk Pluit 150 sentimeter, Pintu Air Cipinang Hulu 85 sentimeter, Pintu Air Sunter Hulu 60 sentimeter, dan Pintu Air Pulogadung 330 sentimeter.

"Warga harus tetap hati-hati dan waspada," tandas Ridwan.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye5623 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5573 personNurito
  3. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye2038 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2010 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1777 personAnita Karyati