You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Lima Sarang Tawon Dievakuasi Petugas Gulkarmat Jaktim
photo Nurito - Beritajakarta.id

Dalam Semalam, Petugas Evakuasi Lima Sarang Tawon di Jaktim

Lima sarang tawon berhasil dievakuasi petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkamat) Jakarta Timur dari tiga lokasi berbeda. Evakuasi berlangsung pada Selasa (11/2) malam, dengan mengerahkan 15 personel.

Dengan dievakuasinya sarang tawon, warga terselamatkan dari ancaman sengatan tawon,

Kasi Pengendalian Kebakaran Sudin Gulkamat Jakarta Timur, Gatot Sularman mengatakan, evakuasi pertama dilakukan di Jl Pisangan RT 04/03, Penggilingan, Cakung. Dari lokasi ini petugas mengevakuasi dua sarang tawon berdiameter 60 sentimeter dan 40 sentimeter yang berada di atas plafon dan atap rumah milik Yosep Rizal.

Petugas Evakuasi Sarang Tawon Berdiameter 80 Sentimeter

"Dengan dievakuasinya sarang tawon, warga terselamatkan dari ancaman sengatan tawon," ujar Gatot, Rabu (12/2) pagi.

Evakuasi kedua dilakukan di GOR Ciracas, Jl Raya Bogor KM 25-26, Ciracas. Dari lokasi ini petugas juga mengamankan dua sarang tawon masing-masing berdiameter 15 dan 30 sentimeter yang terdapat di area taman.

Kemudian evakuasi ketiga dilakukan di Jl Bukhori, RT 04/02 Kelurahan Pasar Baru, Pasar Rebo. Dari tempat ini, petugas mengamankan sarang tawon berdiameter 40 sentimeter dari atap rumah warga milik Haji Agus.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6782 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6147 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1398 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1272 personTiyo Surya Sakti
  5. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1270 personAnita Karyati