You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Ribuan Personel UPK Badan Air Siaga 24 Jam di Lokasi Rawan Banjir
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

Ribuan Personel UPK Badan Air Siaga 24 Jam di Lokasi Rawan Banjir

Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta menyiagakan 4.000 personel dari UPK Badan Air selama 24 jam untuk menangani sampah saat musim hujan mengingat cuaca ekstrem diprediksi masih akan terjadi hingga Maret 2020.

Semua sampah di badan,

Kepala Dinas LH DKI Jakarta, Andono Warih mengatakan, ribuan petugas ditempatkan untuk memantau perkembangan situasi dan melakukan penanganan sampah secara cepat.

"Selain satgas ini, personel dan armada organik tetap melakukan pelayanan rutin. Personel dan armada organik ini siap juga dimobilisasi melakukan penanganan pascabanjir," ujarnya, Jumat (28/2).

KPC Gema Bersuci Bantu UPK Badan Air Bersihkan Ciliwung

Andono menjelaskan, untuk sarana dan prasarana pendukung yang disiagakan terdiri dari 44 mobil pikap angkut sampah, 50 truk sampah, lima ekskavator jenis spider, enam ekskavator long arm, 20 ekskavator jenis biasa, serta satu ekskavator liebher dengan 23 orang petugas mobilisasi dan 12 orang petugas mekanik.

"Semua sampah di badan air menjadi perhatian kami agar aliran sungai tidak terhambat. Kami siaga 24 jam di lokasi rawan baik petugas maupun armada untuk menghadapi kemungkinan sampah kiriman dari hulu sekaligus mengamankan dan membantu warga Jakarta," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Tegaskan Larangan Mengamen di Mikrotrans dan Halte

    access_time02-10-2026 remove_red_eye3252 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. 4.100 Benih Ikan Didistribusikan di Lima Pulau Permukiman

    access_time02-10-2026 remove_red_eye2875 personAnita Karyati
  3. Syafrin Minta Pengurus RT/RW Terus Jadi Mitra Strategis Pemerintah

    access_time01-10-2026 remove_red_eye1624 personTiyo Surya Sakti
  4. Jalan Raya Ciracas Dilebarkan

    access_time01-10-2026 remove_red_eye1443 personNurito
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1222 personFolmer