You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Dinas KPKP Pastikan Stok Pangan di Jakarta Aman
photo Doc - Beritajakarta.id

Dinas KPKP Pastikan Stok Pangan di Jakarta Aman

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan stok kebutuhan bahan pangan di Jakarta mencukupi. Untuk itu, warga diminta untuk tidak panic buying menyikapi perkembangan kondisi terkini terkait COVID-19.

Tidak perlu panic buying

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Darjamuni mengatakan, kebutuhan pangan seperti, beras, cabai, bawang merah, bawang putih, telur ayam, daging ayam, daging sapi, ikan, buah-buahan, dan sayuran mencukupi.

"Selain itu, gula pasir, minyak goreng, makanan olahan instan hingga kue dan roti dipastikan tersedia di Jakarta," ujarnya, Selasa (3/3).

Produk Pangan Lima Pasar di Jaksel Dipastikan Aman

Darjamuni menjelaskan, untuk pangan segar hasil pertanian, perikanan, dan produk hewan dijamin ketersediannya oleh Badan Usaha Milik Daeragh (BUMD) di klaster pangan.

"Pasokan pangan segar juga dipastikan akan terus mengalir di Pasar Induk Buah dan Sayur Kramat Jati. Kemudian, untuk beras akan terus masuk melalui Pasar Induk Beras Cipinang," terangnya.

Darjamuni menghimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak perlu khawatir dengan kebutuhan  pangan segar karena akan terus dijamin ketersediannya.

"Kami terus berkoordinasi dengan instansi terkait seperti, Dinas PPPUKM, Badan Urusan Logistik, pelaku usaha pangan, dan daerah sentra produksi pangan untuk memastikan aliran pangan ke Jakarta berjalan lancar," ungkapnya.

Menurutnya, selain melakukan pengawasan pangan segar, Dinas KPKP juga akan memantau harga dan stok bersama instansi terkait baik di pasar tradisional maupun swalayan/pasar modern di wilayah DKI Jakarta

"Dalam rangka menegakkan aturan hukum kami akan bersama sama dengan Satgas Pangan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya dan instansi terkait untuk melakukan penanganannya jika terindikasi terjadi penimbunan, permainan harga dan tindak kecurangan dalam masalah pangan," tandasnya.

Untuk diketahui, saat ini stok bawang putih di BUMD masih sekitar 750 ton dan akan tambahan suplai melalui mekanisme impor mencapai 18 ton. Kemudian, untuk gula pasir BUMD segera mendapatkan tambahan stok sebesar 2.300 ton.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1366 personAnita Karyati
  2. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye976 personDessy Suciati
  3. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye804 personFakhrizal Fakhri
  4. Hujan Bakal Basahi Jakarta Hari Ini

    access_time28-01-2026 remove_red_eye738 personDessy Suciati
  5. Sudinhub Jaksel Tindak Parkir Liar di Jalan Ciledug Raya

    access_time28-01-2026 remove_red_eye736 personTiyo Surya Sakti
close