You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
400 Siswa SMPN 35 Diedukasi Virus Corona
photo Nurito - Beritajakarta.id

400 Pelajar SMPN 35 Diedukasi Pencegahan Virus Corona

400 pelajar SMPN 35, Kramat Jati, Jakarta Timur diedukasi tentang pencegahan penularan virus Corona. Kegiatan tersebut digagas Kecamatan Kramat Jati dan puskesmas setempat.

Virus Corona saat ini sudah membuat resah masyarakat. Tentunya kita harus mengantisipasinya

Camat Kramat Jati, Eka Darmawan, edukasi ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari Instruksi Gubernur (Ingub) DKI Nomor 16 Tahun 2020 tentang Peningkatan Kewaspadaan terhadap Risiko Penularan Infeksi Corona Virus Disease (COVID-19).

"Virus Corona saat ini sudah membuat resah masyarakat. Tentunya kita harus mengantisipasinya," ujarnya, Senin (9/3).

Pelajar SMA Perguruan Cikini Disosialisasikan Pencegahan Corona

Kepala Puskesmas Kecamatan Kramat Jati, Inda Mutiara menjelaskan, dalam kegiatan ini, pihaknya mengedukasi pencegahan penularan virus Corona kepada pelajar SMPN 35. Misalnya dengan mengajarkan cara mencuci tangan dengan sabun secara baik dan benar.

"Kita juga ingatkan para pelajar agar mewaspadai Demam Berdarah Dengue (DBD) dan TBC," ucapnya.

Kepala SMPN 35, Agus Kurnia mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini. Sehingga 400 siswanya bisa mengikuti semua tahapan sosialisasi terkait pencegahan penularan virus Corona.

"Ini hal yang sangat bermafaat bagi kita semua," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye10880 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1328 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1250 personFakhrizal Fakhri
  4. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1245 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye970 personBudhi Firmansyah Surapati