You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Percepat Pemeriksaan COVID-19, Pemprov DKI Jakarta Ajukan Laboratorium Pendamping Berstatus BSL 2+
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Percepat Pemeriksaan COVID-19, Pemprov DKI Jakarta Ajukan Laboratorium Pendamping Berstatus BSL 2+

Pesatnya jumlah pasien positif terinfeksi COVID-19 di Indonesia, membuat Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tak tinggal diam. Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan mengungkapkan, Pemprov DKI Jakarta terus berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk menangani perkembangan virus ini, salah satunya dengan mengajukan laboratorium uji tidak terpusat sebagai laboratorium pendamping pemeriksaan COVID-19.

Begitu ada pribadi-pribadi yang harus diuji, kita bisa langsung uji, kita bisa langsung mendapatkan hasilnya karena dalam satu hari bisa selesai,

"Kami di Jakarta memiliki Labkesda DKI Jakarta. Itu statusnya BSL 2+. BSL 2+ itu artinya Bio Safety Level-nya dua plus. Bukan Bio Security, ini Bio Safety Level, dan ini bisa menjadi laboratarium pendamping," ungkap Anies dalam keterangan pers harian seputar COVID-19 di Balairung, Balai Kota DKI Jakarta, seperti dikutip dari siaran pers PPID Pemprov DKI Jakarta, Jumat (13/3).

Anies menyampaikan tujuan pengajuan laboratorium uji ini agar proses pengujian dan langkah-langkah selanjutnya dapat dilakukan lebih cepat. Sebab, bila pengujian memerlukan waktu yang lama, dalam masa itu pula pribadi-pribadi ini sudah berinteraksi dengan begitu banyak orang sehingga penyebaran bisa saja terjadi.

Pemprov DKI Jakarta Berkolaborasi dengan Unsur Masyarakat Tangani COVID-19

"Begitu ada pribadi-pribadi yang harus diuji, kita bisa langsung uji, kita bisa langsung mendapatkan hasilnya karena dalam satu hari bisa selesai. Kemudian kita bisa langsung bisa mendeteksi di mana saja mereka, lalu langkah-langkah pengisolasian atau pembatasan pergerakan itu bisa kita kerjakan. Ketika konfirmasi positif hadir, dia sudah terlanjur berinteraksi dengan begitu banyak orang. Karena itu, kecepatan melakukan pengajuan penting," jelas Anies.

Anies juga menekankan pentingnya transparansi terkait sebaran virus ini. Menurut Anies, Pemprov DKI Jakarta perlu mengetahui siapa saja dan di mana saja sebaran virus tersebut, sehingga dapat langsung melakukan tracing. Termasuk beberapa hari sebelumnya orang yang terjangkit tersebut berkegiatan di mana saja dengan siapa saja.

"Pelajaran penting buat Indonesia, buat Jakarta. Karena Malaysia transparan, maka kita mengetahui adanya orang yang positif di Malaysia, waktu itu warga negara Jepang. Dari situ kemudian diketahui dia dari Indonesia. Berinteraksi dengan orang Indonesia. Dari situ kita bisa melakukan tracing. Bila di Malaysia ditutup-tutupi, kita tidak tahu, maka kita tidak bisa mendeteksi ini semua. Karena itu, penting sekali untuk segera bisa dilakukan dan kami siap," pungkasnya.

Perlu diketahui, kasus COVID-19 kini telah menyebar ke berbagai tempat. Dibutuhkan kecepatan untuk menanganinya dan sudah menjadi kewajiban seluruh pihak untuk turut menangani sebaran ini. Pemprov DKI Jakarta mengimbau seluruh warga untuk bersama menangani COVID-19.

Informasi terkini seputar COVID-19 di Jakarta dapat diakses masyarakat melalui situs corona.jakarta.go.id.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye21674 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11371 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6809 personNurito
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3710 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1745 personFolmer