You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Petugas Gabungan Sweeping Pusat Perbelanjaan di Cililitan
photo Nurito - Beritajakarta.id

Penerapan PSBB Disosialisasikan di Pusat Perbelanjaan

30 petugas gabungan dikerahkan untuk menyosialisasikan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Pusat Grosir Cililitan (PGC), Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (13/4).

Sosialisasi ini kami lakukan sebagai tindak lanjut dari penerapan PSBB,

Setibanya di pusat perbelanjaan tersebut, petugas langsung menuju lantai tiga tempat pusat penjulan handphone, laptop dan aksesori. Petugas meminta agar pedagang menutup gerainya. Terlebih, surat imbauan melalui kantor pengelola PGC telah dilayangkan sejak pekan lalu kepada para pedagang.

Camat Kramat Jati, Eka Darmawan mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan masih banyaknya gerai yang buka di PGC. Padahal sesuai Pergub DKI Nomor 33 Tahun 2020 tentang tentang Pelaksanaan PSBB dalam Penanganan COVID-19 di Provinsi DKI Jakarta, semua pusat perbelanjaan tutup hingga 23 April mendatang. Kecuali toko tersebut menjual kebutuhan bahan pokok dan obat-obatan.

Pelaksanaan PSBB di Kebon Melati Dioptimalkan Cegah Penularan COVID-19

"Sosialisasi ini kami lakukan sebagai tindak lanjut dari penerapan PSBB sekaligus tindak lanjut dari surat imbauan yang sudah kami kirimkan sejak Jumat pekan lalu," ujar Eka.

Eka menyayangkan dengan masih banyaknya gerai toko yang masih buka di PGC. Padahal, di pusat perbelanjaan lainnya di Kecamatan Kramat Jati sudah mematuhi Pergub Nomor 33 Tahun 2020.

General Manajer PGC, Akub Sudarsa mengatakan, pihaknya sudah mengimbau pada pemilik gerai toko untuk tutup.

"Kami sebagai pengelola mematuhi kebijakan PSBB di DKI Jakarta. Hanya memang masih terjadi miskomunikasi sehingga banyak pemilik toko yang menerjemahkannya berbeda. Terutama soal elektronik jenis handphone,"  katanya.

Menurutnya, para pemilik gerai elektronik sebenarnya sudah berjualan secara online. Namun, masyarakat yang datang datang untuk berbelanja maupun servis hand phone juga diakuinya masih banyak. Namun pihaknya berjanji mulai besok tidak membolehkan lagi pemilik gerai elektronik untuk membuka usahanya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye20952 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11361 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6803 personNurito
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3697 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1739 personFolmer