You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pemkot Jaksel Sediakan Depo Limbah B3 di Setiap Kecamatan
photo Mustaqim Amna - Beritajakarta.id

Sudin LH Jaksel Sediakan Tong Dustbin Limbah Medis

Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Jakarta Selatan menyediakan tiga unit tong dustbin untuk menampung limbah medis (infeksius) di 10 kecamatan yang tersebar di wilayah kota setempat.

Limbah medis yang sampai ke depo pusat tidak setiap hari dan jumlahnya tidak terlalu signifikan

Kepala Sudin LH Jakarta Selatan, M. Amin mengatakan, tong dustbin yang disediakan khusus menampung limbah infeksius seperti sarung tangan medis, masker dan Alat Pelindung Diri (APD) lainnya.

"Jadi kita memiliki depo di setiap kecamatan yang berisi tiga tong dustbin dan satu depo utama di Asrama Dinas Lingkungan Hidup di Pesanggrahan. Sejauh ini baru itu yang dikerjakan untuk penanganan limbah medis," ujarnya, Kamis (16/4).

PD PAL Jaya Jalin Kerja Sama Kelola Limbah Medis

Ia menjelaskan, mekanisme pengangkutan limbah infeksius harus dipilah terlebih dahulu sebelum diangkut tiga petugas kebersihan dari kecamatan. Limbah tersebut selanjutnya dibawa ke depo pusat kemudian dijemput pihak ketiga untuk dilakukan pemusnahan.

"Limbah medis yang sampai ke depo pusat tidak setiap hari dan jumlahnya tidak terlalu signifikan. Jika dihitung, rata-rata kurang dari satu kilogram," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

    access_time26-06-2026 remove_red_eye1179 personFolmer
  2. Warga Hingga Wisatawan Antusias Ikuti Lomba Mancing dan Tidung Beach Run

    access_time27-06-2026 remove_red_eye1092 personAnita Karyati
  3. 1.525 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Teken Perpanjangan Kontrak Kerja

    access_time01-07-2026 remove_red_eye1079 personAnita Karyati
  4. Menuju 5 Abad Jakarta, Pramono-Rano Paparkan Capaian Pembangunan Infrastruktur

    access_time27-06-2026 remove_red_eye916 personDessy Suciati
  5. Pengecoran Tanggul Dermaga Pulau Untung Jawa Capai 57 Persen

    access_time29-06-2026 remove_red_eye893 personAnita Karyati