You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
DKI Beli Dua Pohon Baobab Seharga Rp 1,5 Miliar
photo Doc - Beritajakarta.id

DKI Beli Pohon Asal Afrika Rp 1,5 Miliar

Guna mempercantik taman di Waduk Ria-Rio, Pedongkelan, Pulogadung, Jakarta Timur, Pemprov DKI Jakarta membeli dua pohon Baobab (Adansonia digitata) asal Afrika seharga Rp 1,5 miliar.

Yang mendatangkan itu PT Pulomas Jaya dan PT Jakarta Propertindo (Jakpro) saat menata Waduk Ria-Rio

Kepala Bidang Taman Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta, Ratna Dyah mengatakan, kedua pohon tersebut dibeli oleh dua BUMD DKI yakni PT Pulo Mas Jaya dan PT Jakarta Propertindo (Jakpro).

"Yang mendatangkan itu PT Pulomas Jaya dan PT Jakarta Propertindo (Jakpro) saat menata Waduk Ria-Rio," kata Ratna, di Balai Kota, Rabu (28/1).

Penebangan Pohon Harus Seizin PTSP

Dia mengatakan, karakteristik pohon yang bisa berusia 40 tahun itu sangat artistik sehingga memerlukan lahan yang luas untuk menanam pohon tersebut.

Dia menyebutkan, iklim tropis di Indonesia yang hampir mirip dengan Afrika, membuat pohon Boabab bisa tumbuh subur di Jakarta. Namun memang memerlukan perawatan dan pemeliharaan yang cukup intens.

"Pohon itu hanya bisa di tempat yang luas karena tajuknya cukup belar dan batang besar. Penempatannya harus harus tersendiri dan tidak bisa beramai-ramai," ujarnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebayoran Lama Selatan Miliki 56 Tempat Pengelolaan Sampah Organik

    access_time11-07-2026 remove_red_eye7947 personTiyo Surya Sakti
  2. Pengemudi Truk Sampah Salahgunakan BBM Operasional di Cilincing Disanksi

    access_time14-07-2026 remove_red_eye6776 personAnita Karyati
  3. Kelurahan Berprestasi Jadi Penggerak Jakarta Menuju 20 Besar Kota Global

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1765 personFakhrizal Fakhri
  4. SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Gelar Sekolah Tatap Muka

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1535 personDessy Suciati
  5. DPRD DKI Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah

    access_time14-07-2026 remove_red_eye1452 personFakhrizal Fakhri