You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Cara Unik Kelurahan Kebon Baru Untuk Bersedekah Dalam Masa Pandemi
photo Mustaqim Amna - Beritajakarta.id

Kelurahan Kebon Baru Sediakan Rak Berbagi

Beragam cara dilakukan warga Ibukota untuk membantu sesama yang terdampak pandemi COVID-19 dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Ini baru kita terapkan di Kantor Kelurahan Kebon Baru

Salah satunya menyediakan rak untuk tempat menyumbang dan mengambil bantuan sembako seperti yang dilakukan warga Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan.

Lurah Kebon Baru, Fadhilah Nursehati mengatakan, sarana yang diberi nama Rak Berbagi ini dibuat dengan konsep sangat sederhana. Di wadah ini, warga bisa menyumbang dan mengambil bantuan sembako yang digantung di rak.

Cara Unik Warga Kelurahan Gunung Kumpulkan Sumbangan Beras

"Ini baru kita terapkan di Kantor Kelurahan Kebon Baru. Tujuannya agar beban ekonomi warga yang terdampak PSBB bisa berkurang," ujarnya, Kamis (14/5).

Ia menjelaskan, jenis bantuan sembako yang diletakan di Rak Berbagi tidak dibatasi. Bantuan yang diberikan bisa berupa beras, mie instan, minyak goreng hingga bumbu dapur. Penyediaan rak ini wujud dari penerapan Kolaborasi Sosial Berskala Besar (KSBB) di wilayahnya.

"Semoga Rak Berbagi ini bisa menjadi wadah untuk saling membantu antar warga. Rencananya di tiap gugus tugas RW di sini akan membuat hal serupa," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye29522 personNurito
  2. Kasatpol PP Jaksel Pastikan Penertiban PKL di Jalan HR Rasuna Said Humanis

    access_time07-04-2026 remove_red_eye2237 personTiyo Surya Sakti
  3. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1211 personFakhrizal Fakhri
  4. Jakarta Melesat Duduki Peringkat Kedua Kota Teraman di ASEAN

    access_time07-04-2026 remove_red_eye1131 personDessy Suciati
  5. Legislator Dukung Penertiban Billboard Bermuatan Sensitif

    access_time06-04-2026 remove_red_eye968 personFakhrizal Fakhri