You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
126 Penjahit di Jaksel Sudah Produksi 58.108 Masker Kain
photo Mustaqim Amna - Beritajakarta.id

58.108 Masker Kain Sudah Diproduksi di Jaksel

126 penjahit binaan Suku Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Sudin PPKUKM) Jakarta Selatan hingga kini telah memproduksi 58.108 masker kain.

Bila ditotal jumlah produksi sudah mencapai 58.108 masker kain

Ribuan masker kain tersebut selanjutnya akan dibagikan gratis kepada warga di wilayahnya yang tengah menjalani masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Kepala Sudin PPKUKM Jakarta Selatan, Shita Damayanti mengatakan, pada 5 Mei lalu, jumlah penjahit binaannya hanya berjumlah 53 orang dengan kapasitas produksi 38.394 masker kain. Selang 10 hari kemudian ada penambahan 73 penjahit, sehingga angka produksi dinaikan 19.714 masker kain.

53 Penjahit di Jaksel Sudah Produksi 38.394 Masker Kain

"Bila ditotal jumlah produksi sudah mencapai 58.108 masker kain," katanya, Jumat (15/5).

Ia menjelaskan, tempat produksi masker kain di wilayahnya tersebar di seluruh kecamatan. Berdasarkan data yang dihimpun jajarannya, produksi masker kain paling banyak berasal dari Tebet, Mampang Prapatan dan Pasar Minggu.

"Ke depan jumlah penjahit yang dilibatkan dalam produksi masker masih bisa bertambah sesuai kebutuhan di lapangan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6886 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5679 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3445 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2129 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1895 personAnita Karyati