Rekan Indonesia Bantu 12.500 Masker Gratis untuk Warga Jakarta
Relawan Kesehatan (Rekan) Indonesia telah mendistribusikan sebanyak 12.500 masker kain di sejumlah titik di lima wilayah kota sebagai upaya ikut berkontribusi membantu pemerintah menangani pandemi COVID-19.
Mencegah penularan COVID-19
Ketua Nasional Rekan Indonesia, Agung Nugroho mengatakan, sebanyak 12.500 masker tersebut dibagikan langsung dengan mendatangi rumah-rumah warga.
"Pembagian masker ini sebagai bagian dari respon Rekan Indonesia menyambut seruan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan agar warga Ibukota menggunakan masker untuk penularan COVID-19," ujarnya, Jumat (22/5).
Berburu Timun Suri di Bulan RamadanAgung menjelaskan, sebelum diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pembagian masker dilakukan di sejumlah lokasi keramaian seperti, terminal, stasiun kereta api, pasar, dan masjid.
"Sejak ada kebijakan social and physical distancing, pembagian masker kami lakukan langsung di permukiman warga dengan mendatangi satu-persatu rumah mereka untuk menghindari terjadinya kerumunan.
"Mudah-mudahan melalui upaya ini, upaya mengatasi pandemi COVID-19 di Jakarta bisa berjalan optimal," ungkapnya.
Agung merinci, pada 8 April 2020 didistribusikan 1.500 masker kain di Kelurahan Cengkareng Timur. Kemudian, 1.000 masker kain diberikan ke Panti Sosial Bina Laras Harapan Sentosa 1 milik dinas sosial (Dinsos) DKI Jakarta pada 14 April lalu.
"Kami juga sudah mendistribusikan 1.500 kain di Kelurahan Rambutan, 1.500 masker dii Kelurahan Kalibata,.dan 2.000 masker di Kelurahan Pancoran," terangnya.
Ia menambahkan, sebanyak 500 masker diberikan bagi warga di Kelurahan Pejaten Timur, 500 masker di Kelurahan Kramat, 1.000 masker di Kelurahan Koja, 500 masker di Kelurahan Pela Mampang, 500 masker di Kelurahan Kapuk, dan 500 masker lainnya di Kelurahan Kapuk.
"Kami akan terus bergerak bersama-sama membantu pemerintah mengatasi pandemi COVIdD
-19 ini. Sebelum pemberlakuan PSBB kami juga sudah mendistribusikan 1.500 masker kain di lokasi keramaian" ucapnya.Menurutnya, berdasarkan survei yang dilakukan Rekan Indonesia, sekitar 85 persen warga Jakarta telah mematuhi aturan untuk menggunakan masker saat berada di luar rumah.
"Hasil survei kami, masih ada 15 persen warga yang tidak pakai dengan tiga alasan yakni, maskernya hilang, ketinggalan di rumah, dan masih anak-anak. Untuk itu, kami juga akan terus bergerak menyosialisasikan dan mengedukasi warga agar mematuhi aturan, terutama menggunakan masker saat di luar rumah," tandasnya.