You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Banjir Rob di Wilayah Kelurahan Pulau Pari Mulai Surut
photo Suparni - Beritajakarta.id

Banjir Rob di Wilayah Kelurahan Pulau Pari Mulai Surut

Banjir rob dengan ketinggian 20 hingga 50 centimeter yang sempat merendam 48 rumah warga di  RT 01 dan 04 RW 01 Pulau  Lancang serta RT 02 dan 04 RW 04 Pulau Pari, Kelurahan Pulau Pari, Kepulauan Seribu Selatan, Kamis (4/6) malam kemarin, saat ini sudah mulai surut.  

Air surut pagi tadi dan warga yang sempat mengungsi sudah kembali ke rumah masing-masing,

Lurah Pulau Pari, Mahtum mengatakan, banjir rob terjadi lantaran cuaca ekstrem yang terjadi sejak beberapa pekan terakhir, namun baru tadi malam mengalami banjir rob di wilayahnya.

"Air surut pagi tadi dan warga yang sempat mengungsi sudah kembali ke rumah masing-masing," ujarnya, Jumat (5/6).

Pagi Ini, Pintu Air Pasar Ikan Siaga 2

Saat kejadian tadi malam, jelas Mahtum, pihaknya mengerahkan Satpol PP, petugas PPSU, pengurus RT/RW dan FKDM untuk melakukan patroli guna mengevakuasi warga dan memastikan keamanan wilayah.

"Total ada 48 rumah terendam banjir rob, warga mengungsi ke kerabat terdekatnya menunggu air surut," ungkapnya.

Selain di Kelurahan Pulau Pari, banjir rob juga terjadi di sisi Selatan dan Utara Kelurahan Pulau Tidung  dengan ketinggian sekitar 10 hingga 30 centimeter. Namun, peristiwa naiknya air laut ini tidak sampai merendam rumah warga.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2080 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1055 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye966 personAnita Karyati
  4. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye949 personFakhrizal Fakhri
  5. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye941 personNurito