You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pulau Wisata Sejarah di Kepulauan Seribu Kembali Dibuka
photo Suparni - Beritajakarta.id

Pulau Wisata Sejarah Kembali Dibuka untuk Umum

Unit Pengelola Museum Kebaharian Provinsi DKI Jakarta kembali membuka pulau wisata sejarah di Kepulauan Seribu, setelah ditutup akibat pandemi COVID-19 dan masa pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Terhitung mulai hari ini Pulau Onrust dan Pulau Cipir sudah dibuka untuk umum

Kepala Unit Pengelola Museum Kebaharian Provinsi DKI Jakarta, Berkah Shadaya mengatakan, pulau wisata sejarah yang sudah dibuka untuk umum yaitu Pulau Onrust dan Pulau Cipir.

"Terhitung mulai hari ini Pulau Onrust dan Pulau Cipir sudah dibuka untuk umum," ujar Berkah, Senin (8/6).

Pulau Cagar Budaya di Kelurahan Untung Jawa Disemprot Cairan Disinfektan

Menurutnya, pembukaan kembali wisata sejarah dua pulau tersebut tetap menjalankan protokol kesehatan dan aturan PSBB seperti, hanya melayani 50 persen kapasitas pengunjung, menyediakan fasilitas cuci tangan, pengecekan suhu tubuh serta menjaga jarak antar pengunjung.  

"Secara berkala kami juga telah lakukan penyemprotan cairan disinfektan," terangnya.

Terkait belum dibukanya Pulau Kelor atau Benteng Martello sebagai salah satu pulau wisata sejarah, jelas Barkah, karena tanggul dermaga pulau tersebut masih dalam tahap renovasi.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6944 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5692 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3780 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2141 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1911 personAnita Karyati