You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Wali Kota Tinjau Lokasi Penjualan Hewan Kurban di Lebak Bulus
photo Mustaqim Amna - Beritajakarta.id

147 Ekor Hewan Kurban di Lebak Bulus Diperiksa

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan meninjau lokasi tempat penampungan hewan kurban yang berlokasi di Jalan Lebak Bulus I, Lebak Bulus, Cilandak.

Kita ingin memastikan bahwa ketersediaan hewan kurban aman, sehat dan halal dikonsumsi

"Kita ingin memastikan bahwa ketersediaan hewan kurban aman, sehat dan halal dikonsumsi," ujar Marullah Matali, Wali Kota Jakarta Selatan, Kamis (23/7).

Marullah juga mengaku ingin memastikan tempat penampungan hewan kurban di lokasi sesuai dengan prosedur, baik dari segi keamanan maupun kesehatan. Para pemasok hewan kurban juga diwajibkan mengisi aplikasi Corona Likelihood Metric (CLM).

22 Tempat Penampungan Hewan Kurban di Jaksel Sudah Diperiksa

"Saat ini kita melihat hewan kurban di sini sudah diperiksa," katanya.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (Sudin KPKP) Jakarta Selatan Hasudungan menjelaskan, jumlah hewan kurban di tempat penampungan ini mencapai 147 ekor yang terdiri dari 22 ekor sapi, 75 ekor kambing dan 50 ekor domba.

"Hasilnya memuaskan. Hewan kurban yang dijual di lokasi sehat semuanya. Selain itu, penjual hewan kurban juga menerapkan protokol kesehatan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6728 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5659 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye2732 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2104 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1872 personAnita Karyati