You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kadis Parekraf DKI Dimakamkan di TPU Karet Bivak
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Kadis Parekraf DKI Dimakamkan di TPU Karet Bivak

Suasana duka menyelimuti pemakaman Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) DKI Jakarta, Cucu Ahmad Kurnia pada Jumat (14/8) pagi. Puluhan orang, nampak mengantarkan Kadis Parekraf DKI Jakarta ke tempat peristirahatan terakhirnya di Taman Pemakaman Umum (TPU) Karet Bivak, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Semoga, pimpinan, teman, serta sahabat dekat kami ini diampuni segala kesalahannya dan kekurangannya, serta ditempatkan mulia di sisi Allah SWT,

Kepala Bidang Industri Pariwisata Dinas Parekraf DKI Jakarta, Bambang Ismadi mengatakan, Cucu Ahmad Kurnia meninggal dunia pada Kamis (13/8) sore. Sebelumnya, almarhum sempat mengalami sesak nafas dan dirawat di Rumah Sakit Islam Cempaka Putih sejak Sabtu (8/8).

"Semoga, pimpinan, teman, serta sahabat dekat kami ini diampuni segala kesalahannya dan kekurangannya, serta ditempatkan mulia disisi Allah SWT," kata Bambang saat ditemui di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, Jumat (14/8).

Kadisparekraf DKI, Cucu Ahmad Kurnia Meninggal Dunia Akibat Jantung

Oleh sebab itu, ia meminta kepada para sahabat dan handai taulan untuk memaafkan segala kesalahannya baik disengaja maupun tidak sengaja.

"Kepada para sahabat dan handai taulan, mohon dimaafkan segala kekurangan dan kesalahannya," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Tegaskan Larangan Mengamen di Mikrotrans dan Halte

    access_time02-10-2026 remove_red_eye3264 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. 4.100 Benih Ikan Didistribusikan di Lima Pulau Permukiman

    access_time02-10-2026 remove_red_eye2888 personAnita Karyati
  3. Syafrin Minta Pengurus RT/RW Terus Jadi Mitra Strategis Pemerintah

    access_time01-10-2026 remove_red_eye1635 personTiyo Surya Sakti
  4. Jalan Raya Ciracas Dilebarkan

    access_time01-10-2026 remove_red_eye1456 personNurito
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1264 personFolmer