You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Sekda DKI Saefullah, Sosok yang Profesional
photo Doc - Beritajakarta.id

Saefullah, Sosok yang Profesional di Mata Kadisnakertrans dan Energi

Kepergian Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Saefullah menghadap Sang Illahi membawa duka mendalam di jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, termasuk Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi (Disnakertrans) dan Energi DKI Jakarta, Andri Yansyah.

Kenapa saya yang satu-satunya menentang arahan Pak Sekda sesuai amanat Pak Gubernur saat itu, justru saya dipromosikan?

Menurut Andri, Saefullah merupakan sosok atasan yang unik dan profesional. Karena secara jujur, Andri awalnya tidak mengenal Saefullah secara dekat. Hingga saat ia menjabat Asisten Pemerintahan Jakarta Timur.

"Awalnya rapat penertiban Kampung Pulo pada 1 Juli 2015, beliau yang memimpin. Dihadiri Wali Kota Jakarta Timur Bambang Musyawardhana (saat itu), saya sebagai Asisten Pemerintahan Jakarta Timur dan SKPD lainnya," ujar Andri, Kamis (17/9).

Delapan Pejabat Pemprov DKI yang Terpapar COVID-19 Sudah Dinyatakan Sehat

Rapat itu diawali oleh penjelasan Saefullah yang mendapatkan perintah dari Gubernur DKI Jakarta kala itu, Basuki Tjahja Purnama untuk melakukan penertiban Kampung Pulo. Namun Andri dan Safullah sempat berdebat karena berbeda pendapat terkait waktu penertiban.

"Saat rapat saya kurang sependapat dan saya sampaikan langsung ke Pak Sekda. Sebelum pamit, sambil berdiri Pak Sekda sempat menyapa saya, saya yakin dia juga tidak terlalu kenal saya. Pak Sekda menanyakan perihal tes lelang eselon II yang saya ikuti, dimana saat itu fit and proper test-nya dipimpin langsung oleh Basuki TP," jelasnya.

Andri pun menyampaikan bahwa hasil tesnya lulus. Mendengar hal tersebut, Saefullah pun menawarkan jabatan sebagai Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta. "Saya melihat itu sebagai tawaran yang kurang serius, tapi karena pimpinan nawarin langsung saya bilang 'Siap'," terangnya.

Keesokan harinya Andri pun dipanggil Saefullah untuk dikenalkan ke Basuki sebagai calon Kepala Dishub dan Transportasi. Andri tidak menyangka bahwa tawaran itu serius, padahal saat tes lelang jabatan ia hanya memilih untuk menjadi Sekretaris Kota (Sekko).

"Setelah diperkenalkan oleh Pak Sekda, saya ditanya Pak Basuki tentang transportasi dan perhubungan, saya sampaikan sejujurnya bahwa saya tidak tahu. Pak Sekda sempat cemberut karena jawaban saya," kenangnya.

Namun jawab jujur itu hanya dibalas oleh Basuki tentang komitmen Andri untuk mau menertibkan kendaraan yang melanggar aturan. "Saya jawab siap, tanpa pikir panjang Pak Basuki langsung merekomendasikan saya kepada Pak Sekda sebagai Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi," tuturnya.

Hal tersebut merupakan segelintir kenangan Andri melihat sosok Sekda DKI Saefullah. "Ini cerita dan pengalaman lucu yang tidak bisa saya lupakan bersama Pak Sekda. Kenapa saya yang satu-satunya menentang arahan Pak Sekda sesuai amanat Pak Gubernur saat itu, justru saya dipromosikan?," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Ajak Warga Nikmati Mobilitas Hemat Program Tarif Rp1

    access_time24-06-2026 remove_red_eye858 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Beri Penghormatan Tokoh Betawi, Pemprov DKI Gelar Haul Akbar Ulama dan Habaib di Monas

    access_time19-06-2026 remove_red_eye839 personDessy Suciati
  3. Rayakan HUT Ke-499 Jakarta, Setu Babakan Gelar Gebyar Seni Budaya

    access_time20-06-2026 remove_red_eye797 personNurito
  4. Siswi SMA Meninggal Akibat Kabel, Pemprov DKI Bantu Pemakaman dan Beri Santunan

    access_time19-06-2026 remove_red_eye792 personDessy Suciati
  5. HUT Jakarta, PAM JAYA-TP PKK Gratiskan Khitan 2.000 Anak

    access_time19-06-2026 remove_red_eye758 personAldi Geri Lumban Tobing