Antisipasi Genangan, Pemkot Jakpus Siagakan Ratusan Personel dan Posko Bencana
Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat melakukan persiapan mengantisipasi munculnya genangan di jalan maupun permukiman. Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Pusat menyiagakan 500 personel dan puluhan pompa mobile.
Ada 500 personel Sudin SDA, 25 pompa mobile, 23 rumah pompa dan malam ini lurah camat standby
Kepala Seksi (Kasi) Pemeliharaan Sudin SDA Jakarta Pusat, Glen Santista mengatakan, terdapat beberapa genangan di wilayah Jakarta Pusat malam ini, diantaranya kawasan Karet Bivak, RS AL Benhil, dan Jalan Ki Mangun Sarkoro.
Upaya Pengendalian Banjir Jakarta Melalui 'Gerebek Lumpur'"Petugas yang siaga malam ini ada 500an," kata Glen saat dikonfirmasi, Senin (21/9) malam.
Sementara, Kasi Pengelolaan Sarana Pengendali Banjir Air Bersih dan Air Limbah Sudin SDA Jakpus, Yusuf Saut Marpaung menjelaskan, pihaknya menyiagakam 25 pompa mobile di lokasi rawan genangan. Seperti di Jalan Cempaka Putih Barat, Jalan Cempaka Putih Timur dan Jalan Gunung Sahari.
"Sisanya mobile,tergantung lokasi yang membutuhkan. Kalau musim hujan seperti saat ini, semua pompa kita siagakan. Dan 23 rumah pompa juga siap," ucap Saut.
Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, Irwandi mengatakan, pihaknya telah mengimbau kepada lurah dan camat setempat untuk menyiapkan posko pengungsian bagi warga. Namun tetap menerapkan protokol kesehatan disaat pandemi Covid-18.
"Malam ini lurah camat sudah pada standby. Kita minta siapkan masjid atau tempat ibadah sebagai posko pengungsian, tapi kapasitasnya dikurangi karena untuk menjaga jarak dan menerapkan protokol kesehatan," tandasnya.