You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Sudin SDA Sosialisasikan Pembangunan SPALD Kepada Warga Pulau Sebira
photo Suparni - Beritajakarta.id

135 Rumah di Pulau Sebira Ditargetkan Tersambung SPALD Tahun Ini

Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Kepulauan Seribu menargetkan sebanyak 135 rumah di Pulau Sebira, Kelurahan Pulau Harapan, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara bisa akan tersambung dengan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik (SPALD) tahun ini.

Kelestarian lingkungan

Kepala Seksi Air Bersih dan Air Limbah Suku Dinas SDA Kepulauan Seribu, Fajar Avisena mengatakan, saat ini pihaknya melakukan tahapan sosialisasi pembangunan SPLAD kepada warga di Pulau Sebira.

"Usai tahapan sosialisasi segera kita lakukan proses pembangunan. Adanya pengelolaan air limbah ini akan membuat kelestarian lingkungan semakin terjaga," ujarnya, usai pelaksanaan sosialisasi, Kamis (1/10).

Atasi Pencemaran Air di Jakarta, Pemprov DKI Siapkan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat

Ia menambahkan, pembangunan SPALD juga bertujuan dapat menghasilkan olahan berupa air buangan yang memiliki baku mutu air limbah di pulau permukiman seperti yang ada di pulau-pulau lainnya.

Sementara itu, Lurah Pulau Harapan, Adi Apandi menuturkan, untuk rumah-rumah lainnya yang belum tersambung SPALD ditargetkan bisa selesai tahun depan.

"Sisanya baru tahun depan akan disambungkan oleh Sudin SDA melalui anggaran swakelola," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye5843 personTiyo Surya Sakti
  2. Sterilisasi Kucing di Palmerah Dilakukan Pekan Depan

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2359 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Gerakan Pilah Sampah Menuju Jakarta Lebih Bersih, Sehat, dan Asri

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2110 personFakhrizal Fakhri
  4. Dinkes Monitoring Kasus Hantavirus, Waspadai Penularan

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1701 personDessy Suciati
  5. Sudin LH Jaktim Olah 3,4 Ton Sampah Organik Jadi Pakan Maggot dan Kompos

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1603 personNurito