You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
194 Jiwa Korban Banjir Ciganjur Dtampung Tiga Titik Tempat Pengungsian
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

194 Jiwa Terdampak Banjir Ciganjur Ditampung di Tiga Titik Pengungsian

Sebanyak 194 jiwa lebih warga RW 02, Jalan Damai, Kelurahan Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan, yang terdampak banjir ditampung di tiga titik lokasi pengungsian.

Penanganan pengungsi oleh pihak kelurahan dan unit terkait sangat cepat

Lurah Ciganjur, Hifzilah mengatakan, warga yang mengungsi di pendopo, RT 09/02 sebanyak 52 jiwa, di rumah ibu Yuli ada 34 jiwa dan di Jalan Sadar IV, RW 04 sebanyak 108 jiwa.

"Sisanya ngungsi di rumah saudara dan kerabatnya yang tak jauh dari lokasi, " tuturnya, Minggu (11/10).

Wakil Wali Kota Jaktim Pastikan Kesiapan Sarana Prasarana Penanggulangan Bencana

Ditambahkan Hifzilah, saat ini untuk penanganan pengungsi sudah terkondisikan dengan baik. Dari mulai kesediaan makanan, minuman dan lain sebagainya.

Selain itu, bantuan berupa makanan siap saji, pakaian layak pakai dan lain lainnya juga sudah cukup tersedia.

"Di pendopo juga telah ada tenda dari petugas Sudin Kesehatan Jakarta Selatan," ucapnya.

Aris Nugroho (49), warga RT 04/02 menuturkan, banjir yang menggenangi huniannya terjadi sekitar pukul, 18.15 dengan ketinggian 70 sentimeter lebih.

Dia mengaku, selama di pengungsian dirinya terlayani dengan baik, mulai dari makan, minum dan kebutuhan lainnya.

"Penanganan pengungsi oleh pihak kelurahan dan unit terkait sangat cepat," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye5298 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1268 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1161 personFakhrizal Fakhri
  4. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye916 personBudhi Firmansyah Surapati
  5. Buka JAFEX 2026, Pramono Ingin Optimalkan Pemanfaatan Aset Daerah

    access_time11-08-2026 remove_red_eye797 personDessy Suciati