You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Djarot: Mayoritas Pemukiman Padat Tidak Sehat
photo Doc - Beritajakarta.id

Djarot: Mayoritas Pemukiman Padat Tidak Sehat

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidajat mengakui masih banyak pemukiman padat penduduk di ibu kota yang mayoritas lingkungannya tidak sehat.

Banyak pemukiman padat seperti ini di Jakarta dan ini tidak sehat

"Banyak pemukiman padat seperti ini di Jakarta dan ini tidak sehat," kata Djarot usai memberikan bantuan untuk korban kebakaran di Jalan D, Karang Anyar, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Selasa (24/2).

Menurut mantan Walikota Blitar ini, umumnya bangunan di Kelurahan Karang Anyar memiliki ukuran 2x3 meter persegi serta 3x4 meter persegi. Jarak antara satu bangunan dengan bangunan lainnya sangat berdekatan sehingga sangat minim ruang terbuka. Kondisi ini dinilai sangat tidak baik untuk kesehatan.

1.500 Jiwa Mengungsi Akibat Kebakaran di Karang Anyar

Atas semua masalah pemukiman ini, kata Djarot, pihaknya akan menggelar rapat khusus dengan pihak terkait. Ia mengaku tidak mau mengambil keputusan gegabah sehingga merugikan warga.

"Kita akan rapatkan khusus. Apakah kita revitalisasi, akan kita pikirkan entah kampung deret atau pindah ke rumah susun sederhana sewa (rusunawa) dan ini butuh suatu pemikiran," ujar Djarot.

Dikatakan Djarot, saat ini pihaknya tengah fokus membantu korban kebakaran. Salah satunya membangun tempat pengungsian yang layak serta menjamin pendistribusian bantuan secara merata.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebayoran Lama Selatan Miliki 56 Tempat Pengelolaan Sampah Organik

    access_time11-07-2026 remove_red_eye7972 personTiyo Surya Sakti
  2. Pengemudi Truk Sampah Salahgunakan BBM Operasional di Cilincing Disanksi

    access_time14-07-2026 remove_red_eye6786 personAnita Karyati
  3. Kelurahan Berprestasi Jadi Penggerak Jakarta Menuju 20 Besar Kota Global

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1772 personFakhrizal Fakhri
  4. SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Gelar Sekolah Tatap Muka

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1541 personDessy Suciati
  5. DPRD DKI Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah

    access_time14-07-2026 remove_red_eye1459 personFakhrizal Fakhri