You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Hampir 9 Bulan Pandemi, Gulkarmat Jaktim Semprot Disinfektan di 8.521 Lokasi
photo Nurito - Beritajakarta.id

8.521 Lokasi di Jaktim Telah Disemprot Disinfektan

Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur mencatat, sejak 14 Maret-8 November 2020 telah melakukan penyemprotan cairan disinfektan di 8.521 lokasi. 

Penyemprotan cairan disinfektan ini sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran COVID-19,

Kasi Pengendalian Kebakaran dan Penyelamatan Sudin Gulkarmat Jakarta Timur, Gatot Sulaeman menuturkan, penyemprotan cairan disinfektan dilakukan berdasarkan hasil monitoring petugas dan sebagai tindaklanjut dari permintaan warga. 

Lingkungan Masjid Ashirot Kebon Jeruk Disemprot Disinfektan

"Penyemprotan cairan disinfektan ini sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran COVID-19," tuturnya, Senin (9/11).

Ia menjelaskan, penyemprotan tersebut dilakukan disejumlah tempat umum, seperti gedung/perkantoran, tempat ibadah, sarana pendidikan, sarana publik.

Kemudian taman bermain, jalan lingkungan, jalan protokol, pasar, jembatan penyeberangan orang dan sebagainya.

Untuk melakukan penyemprotan itu setiap hari pihaknya mengerakan seratus personel yang dibagi dalam 20 tim. 

"Jika ingin mendapatkan layanan penyemprotan disinfektan, silahkan hubungi 0811-9197-133 atau hotline kami di 021-8582150 dan 021-85904904," tandasnya. 

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2048 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1019 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye916 personFakhrizal Fakhri
  4. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye914 personAnita Karyati
  5. Pemprov DKI Segera Renovasi Jakarta Islamic Centre

    access_time16-07-2026 remove_red_eye795 personFakhrizal Fakhri