You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
7.287 Ekor HPR telah di Vaksin Rabies di Jakbar
photo Rudi Hermawan - Beritajakarta.id

Januari-November, 7.287 HPR di Jakbar Telah Divaksin

Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (Sudin KPKP) Jakarta Barat mencatat, sejak Januari hingga November 2020 sebanyak 7.287 ekor Hewan Penular Rabies (HPR) telah diberikan vaksinasi rabies. 

Hasilnya, hingga November ini kami telah memvaksin sebanyak 7.287 ekor HPR di delapan kecamatan yang ada di Jakarta Barat,

Ini Syarat Agar Hewan Peliharaan Bisa Divaksin Rabies Gratis di Jaktim

Kasudin KPKP Jakarta Barat, Iwan Indriyanto mengatakan, pemberian vaksin rabies gratis tersebut merupakan agenda rutin tahunan pihaknya dalam mempertahankan Jakarta bebas rabies sejak 2004. 

“Hasilnya, hingga November ini kami telah memvaksin sebanyak 7.287 ekor HPR di delapan kecamatan yang ada di Jakarta Barat,” kata Iwan, Jumat (13/11). 

Ia menjelaskan, untuk tahun ini pihaknya menargetkan memvaksin sebanyak 7.000 ekor HPR. Namun, hasilnya, hingga November ini pihaknya telah melebihi target.

Kedepan pihaknya juga telah membuat jadwal vaksin didelapan kecamatan, serta berkoordinasi dengan kelurahan untuk memberi informasi pada warga. 

"Selama melakukan vaksinasi petugas tetap menerapkan protokol kesehatan 3M (memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan)," tandasnya. 

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6703 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5652 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye2633 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2094 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1865 personAnita Karyati