You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Pemkot Jaktim Gelar Simulasi Penanggulangan Bencana
photo Nurito - Beritajakarta.id

Pemkot Jaktim Gelar Simulasi Penanggulangan Bencana

Pemerintah Kota Jakarta Timur (Pemkot Jaktim) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI hari ini menggelar simulasi penanggulangan bencana.

Simulasi dilakukan untuk memastikan kesiapan para personel dan sarana prasarana dalam penanggulangan bencana,

Sudinsos Jaktim Gelar Simulasi Evakuasi Korban Banjir

Simulasi penanggulangan bencana yang digelar di RPTRA Cililitan, Jl Ciliwung RT 10/16 Cililitan, Kramat Jati tersebut diikuti sebanyak 500 personel gabungan.

“Simulasi dilakukan untuk memastikan kesiapan para personel dan sarana prasarana dalam penanggulangan bencana,” ujar Muhammad Anwar, Wali Kota Jakarta Timur, Selasa (1/12).

Ia menjelaskan, dalam kegiatan simulasi tersebut para perserta diberikan materi mengenai alur penyampaian informasi serta edukasi tentang evakuasi korban banjir dan penggunakan sarana prasarananya.

“Yang tidak kalah pentingnya, penanganan bencana kali ini harus disesuaikan dengan protokol kesehatan melawan COVID-19,” jelasnya.

Ia menambahkan, simulasi penanggulangan bencana tersebut melibatkan 500 personel gabungan dari unsur Sudin Sosial, Sudin Gulkarmat, Sudin Lingkungan Hidup, Sudin Perhubungan, Satpol PP.

“Selain itu, simulasi ini juga melibatkan unsur masyarakat, TNI/Polri, kelurahan/kecamatan hingga tingkat kota,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11238 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1341 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1275 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1274 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye987 personBudhi Firmansyah Surapati