You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Penanganan Banjir Enam Wilayah di Jakpus Ditargetkan Rampung Pekan Ini
photo Doc - Beritajakarta.id

Penanganan Banjir Enam Wilayah di Jakpus Ditargetkan Rampung Pekan Ini

Pemerintah Kota Jakarta Pusat menargetkan penanganan antisipasi banjir di enam lokasi prioritas akan rampung pekan ini.

Kami targetkan kegiatan penanganan antisipasi banjir di sana rampung pekan ini

Enam wilayah priorit itu adalah Kelurahan Johar Baru, Karet Tengsin, Petamburan, Kebon Kelapa, Bendungan Hilir, dan Kelurahan Cempaka Putih Barat.

Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Jakarta Pusat, Irwandi mengatakan, Enam wilayah kelurahan ini menjadi prioritas karena dari hasil evaluasi paling besar terdampak jika terjadi hujan lebat di Jakarta.  

Pembangunan Enam Saluran di Jakpus Ditarget Kelar Bulan Ini

Menurut Irwandi, saat ini progres penanganan antisipasi banjir di enam wilayah kelurahan tersebut sudah mencapai 90 persen.

"Kami targetkan kegiatan penanganan antisipasi banjir di sana rampung pekan ini," ujar Irwandi, Selasa (8/12).

Saat hujan beberapa waktu lalu, ungkap Irwandi, sudah terdeteksi adanya genangan di wilayah Gunung Sahari. Untuk itu, dia meminta instansi terkait segera melakukan penanganan di wilayah tersebut.

"Kami juga fokus melakukan penanganan banjir di wilayah lain yang tidak menjadi prioritas," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye22223 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11373 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6812 personNurito
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3714 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1747 personFolmer