You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Ada Program Telur Murah di Pasar-Pasar Tradisional Ini
photo Adriana Megawati - Beritajakarta.id

Dinas KPKP-Kementan Jual Telur Ayam Murah di 15 Pasar

Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, Pertanian (KPKP) DKI Jakarta bersama Kementerian Pertanian RI menggelar penjualan telor murah di beberapa pasar.

Dengan adanya program pangan murah ini, kita jual Rp 24 ribu per kilogram

Plt Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Suharini Eliawati mengatakan, adanya pangan murah ini digelar khususnya telur ayam ras yang melambung naik menjelang natal dan tahun baru (nataru).

"Dengan adanya program pangan murah ini, kita jual Rp 24 ribu per kilogram. Masing-masing pembeli dapat membeli maksimal 2 kilogram," ujarnya, Kamis (24/12). 

Dinas KPKP dan Kementan RI Gelar Pangan Murah Online

Pangan murah ini digelar hingga 30 Desember 2020 dengan berkolaborasi dengan Perumda Pasar Jaya. Setiap pasar disediakan 500 kilogram telur ayam ras.

Adapun pasar-pasar yang menggelar pangan murah hari ini Pasar Tebet, Lenteng Agung, Cijantung, Pal Merah dan Tomang Barat. Kemudian di tanggal 27-30 Desember 2020 berada di Pasar Pademangan Timur, Glodok, Petojo Ilir, Pondok Labu, Cempaka Putih, Pluit, Cipete Selatan, Pos Pengumben, Kebayoran Lama, dan Rawamangun.

"Untuk tanggal 25 dan 26 Desember 2020, kita libur. Semoga dengan adanya kegiatan ini dapat meringankan beban bagi masyarakat menjelang Nataru," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1345 personAnita Karyati
  2. Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1194 personDessy Suciati
  3. Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

    access_time26-01-2026 remove_red_eye984 personDessy Suciati
  4. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye956 personDessy Suciati
  5. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye780 personFakhrizal Fakhri
close