You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Warga Jaktim Diminta Tidak Berkerumun Saat Malam Pergantian Tahun
photo Doc - Beritajakarta.id

Warga Jaktim Diminta Tidak Berkerumun Saat Malam Pergantian Tahun

Wali Kota Jakarta Timur, Muhammad Anwar, meminta warga untuk tidak berkerumun saat perayaan malam pergantian tahun, Kamis (31/12) nanti, untuk mencegah penyebaran COVID 19.

Jika menemukan kerumunan langsung bubarkan

Anwar mengatakan, menghindari kerumunan perlu dilakukan karena angka kasus COVID-19 di Jakarta masih tinggi saat ini.

"Saya sudah imbau seluruh camat, lurah dan jajaran  terkait lainnya untuk mengawasi warga agar tidak melakukan konvoi di jalan dan berkerumun saat malam tahun baru nanti, " kata Anwar, Selasa (29/12).

2.000 Personel Dishub DKI Disiagakan Pada Liburan Tahun Baru

Diungkapkan Anwar, pihaknya sudah memerintahkan petugas Satpol PP di kecamatan dan kelurahan agar memonitoring lingkungan guna mencegah terjadinya kerumunan warga.

"Satpol PP harus sweeping dan jika menemukan kerumunan langsung bubarkan," tegas Anwar.

Sejak Maret hingga Desember ini, menurut Anwar,  jumlah kasus COVID 19 di Jakarta Timur tercatat sudah mencapai 32 ribu lebih. Rata-rata angka penyebaran per harinya sekitar 200-300 kasus.

"Kasus COVID terbanyak ada di Kecamatan Cakung dan Duren Sawit, karena jumlah penduduknya sangat padat, " tandas Anwar.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6978 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5719 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye4198 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2161 personFakhrizal Fakhri
  5. Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

    access_time30-10-2026 remove_red_eye2024 personDessy Suciati