You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Panen 19 Kg Lele di RPTRA Kampung Benda
photo Folmer - Beritajakarta.id

Pengelola RPTRA Kampung Benda Panen 19 Kilogram Ikan Lele

Sebanyak 19 kilogram ikan lele dipanen di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Kampung Benda, Kelurahan Cempaka Putih Timur, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Selasa (5/1).

Sebagai alternatif ketahanan pangan di masa pandemi COVID 19.

Lurah Cempaka Putih Timur, Shinta Purnama Sari mengatakan, budidaya ikan lele di RPTRA Kampung Benda merupakan salah satu program strategi ketahanan pangan di masa pandemi COVID-19.

"Budidaya ikan lele di RPTRA ini sebagai alternatif ketahanan pangan di masa pandemi COVID 19. Kami mengucapkan terima kasih kepada pengelola RPTRA Kampung Benda," ujar Shinta.

Kelompok Tani Binaan Hutan Kota Sukapura Panen 65 Kilogram Lele

Selain budidaya ikan lele, jelas Shinta, lahan RPTRA Kampung Benda juga dijadikan lahan pertanian kota dengan ditanami berbagai macam tanaman sayur, obat obatan dan hidroponik.

"Hasil dari budidaya ikan lele dan lahan pertanian kota di RPTRA Kampung telah dirasakan manfaatnya oleh warga setempat," jelasnya.

Koordinator pengelola RPTRA Kampung Benda, Edo Putra Pratama menjelaskan, pembenihan ikan lele di RPTRA ini dilakukan sejak November 2020 dan ini merupakan panen perdana.  

"Ini merupakan panen pertama. Hasil ikan dijual kepada warga sekitar di bawah harga pasar," pungkasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye6053 personTiyo Surya Sakti
  2. Sterilisasi Kucing di Palmerah Dilakukan Pekan Depan

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2467 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Gerakan Pilah Sampah Menuju Jakarta Lebih Bersih, Sehat, dan Asri

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2155 personFakhrizal Fakhri
  4. Dinkes Monitoring Kasus Hantavirus, Waspadai Penularan

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1753 personDessy Suciati
  5. Sudin LH Jaktim Olah 3,4 Ton Sampah Organik Jadi Pakan Maggot dan Kompos

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1689 personNurito