You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Sudin KPKP Kepulauan Seribu Bina 114 Pembudidaya Rumput Laut
photo Suparni - Beritajakarta.id

Sudin KPKP Kepulauan Seribu Bina 114 RTP Rumput Laut

Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (Sudin KPKP) Kepulauan Seribu melakukan pembinaan terhadap 114 rumah tangga pengolah (RTP) atau pembudidaya rumput laut.

Meningkatkan kesejahteraan keluarga

Kepala Sudin KPKP Kepulauan Seribu, Devi Lidia mengatakan, pembinaan yang dilakukan meliputi, cara tanam dan pengolahan hingga pemberian bantuan bibit rumput laut.

"Budi daya rumput laut ini terus digencarkan di Kepulauan Seribu karena bisa menjadi sumber penghasilan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga," ujarnya, Selasa (12/1).

Serunya Panen dan Budidaya Rumput Laut di Pulau Tidung

Devi merinci, di Kelurahan Pulau Tidung terdapat 40 RTP, 10 di Kelurahan Pulau Pari, dan sebanyak 64 RTP di Kelurahan Pulau Panggang.

"Selain bisa diproduksi untuk beragam makanan olahan, rumput laut juga banyak dibutuhkan sebagai bahan baku kosmetik," terangnya.

Menurutnya, Sudin KPKP Kepulauan Seribu tahun ini merencanakan program pelatihan pengolahan rumput laut untuk meningkatkan nilai tambah berupa pembuatan kosmetik seperti, sabun dan pewangi ruangan.

"Tidak semua jenis rumput laut bisa diolah menjadi makanan olahan. Sehingga, kita akan berikan pelatihan pembuatan kosmetik, minimal untuk memenuhi kebutuhan di Kepulauan Seribu," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pekerja dan Pedagang di Terminal Kampung Rambutan Dibantu Sembako

    access_time17-06-2026 remove_red_eye5607 personNurito
  2. TMR Ramai Dikunjungi Wisatawan

    access_time16-06-2026 remove_red_eye1522 personTiyo Surya Sakti
  3. Hujan Ringan Diperkirakan Basahi Jakarta Sore Ini

    access_time14-06-2026 remove_red_eye1472 personFolmer
  4. Sudin LH Jaksel OTT Delapan Pelaku Buang Sampah Sembarangan

    access_time13-06-2026 remove_red_eye1413 personTiyo Surya Sakti
  5. Penumpang dan Awak KM Sumber Makmur Berhasil Dievakuasi

    access_time13-06-2026 remove_red_eye1010 personAnita Karyati