You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Belanja Sayur di P2L Kepulauan Seribu Boleh Memetik Sendiri
photo Suparni - Beritajakarta.id

Belanja di Pekarangan Pangan Lestari Bisa Petik Sendiri Lho..

Kelompok Wanita Tani (KWT) di enam kelurahan di Kepulauan Seribu semakin memanjakan mereka yang ingin berbelanja. Selain harga yang kompetitif dengan kualitas baik, saat ini belanja di Pekarangan Pangan Lestari (P2L) bisa langsung memetik sendiri.

Dikelola secara baik dan profesional

Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Kepulauan Seribu, Devi Lidya mengatakan, dengan metode belanja mandiri atau petik sendiri ini diharapkan bisa meningkatkan penjualan.

"Kami ingin KWT memiliki keuangan sendiri yang dikelola secara baik dan profesional. Bertani ini bisa menjadi mata pencaharian dan sangat menjanjikan," terangnya.

Pekarangan Pangan Lestari Dikembangkan di Kepulauan Seribu

Menurutnya, warga maupun wisatawan boleh belanja mandiri dengan memetik sendiri sayuran yang dibutuhkan, pengelola akan menimbang dan menghitung sesuai harga yang telah ditetapkan. Misalnya, cabe rawit saat ini dijual Rp100 ribu per kilogram dan pakcoy Rp 10 ribu per kilogram.

"Kami berharap melalui P2L ini kebutuhan akan sayur mayur di Kepulauan Seribu terpenuhi secara mandiri dan tidak tergantung pasokan dari luar," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Rano Pastikan Penyintas Kebakaran Kebon Kosong Terlayani Baik

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1305 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Pemkot Jakut Dukung Pembangunan Fasilitas Pendidikan di Pluit

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1226 personAnita Karyati
  3. Rano Apresiasi Penanganan Jalan Amblas di Lenteng Agung

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1075 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Buka Indonesia World Dance Festival 2026, Rano Karno Dorong Jakarta Jadi Pusat Kebudayaan Global

    access_time30-05-2026 remove_red_eye1061 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. PMI Jaksel Ikut Bantu Penyintas Kebakaran di Kebon Kosong

    access_time04-06-2026 remove_red_eye1001 personTiyo Surya Sakti