You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 9000 Pedagang Pasar Tanah Akan Divaksin COVID 19
photo Folmer - Beritajakarta.id

9.000 Pedagang Tanah Abang Telah Didata untuk Divaksin COVID-19

Sebanyak 9.000 pedagang di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, telah terdata untuk menerima vaksin COVID-19 yang rencananya akan dilakukan, Rabu (17/2) besok.

Sebanyak 10 tenaga kesehatan dikerahkan 

Plh Wali Kota Jakarta Pusat, Irwandi mengatakan, pelaksanaan vaksin kepada pedagang ini rencananya berlangsung hingga lima hari dan dipusatkan di dua lokasi yakni lantai 8 dan 12 Blok A Pasar Tanah Abang.

"Sebanyak 10 tenaga kesehatan dikerahkan untuk memberikan vaksin COVID-19 di setiap lokasi," ujarnya, usai menghadiri gladi bersih di Lantai 8 Pasar Tanah Abang Blok A, Selasa (18/2).  

80,09 Persen Naskes di Kepulauan Seribu Sudah Divaksin COVID-19 Dosis Kedua

Irwandi berharap, pemberian vaksin COVID-19 kepada ribuan pedagang ini mampu mengurangi resiko penularan di pusat tekstil terbesar di Asia Tenggara.

"Sehingga geliat perdagangan di Pasar Tanah Abang kembali pulih," paparnya.

Sebelumnya Plt Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Maxi Rein Rondonuwu menambahkan, sebanyak 55 ribu pedagang Pasar Tanah Abang dari Blok A hingga G menjadi target vaksinasi oleh pemerintah.

"Target sekitar 55 ribu pedagang di Pasar Tanah divaksin COVID-19," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye29359 personNurito
  2. Kasatpol PP Jaksel Pastikan Penertiban PKL di Jalan HR Rasuna Said Humanis

    access_time07-04-2026 remove_red_eye2113 personTiyo Surya Sakti
  3. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1198 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Penertiban Billboard Bermuatan Sensitif

    access_time06-04-2026 remove_red_eye948 personFakhrizal Fakhri
  5. Pramono Pastikan Perawatan Puluhan Siswa Korban MBG Tertangani Baik

    access_time04-04-2026 remove_red_eye906 personDessy Suciati