You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kader TP PKK Panen Sayur di RPTRA Garuda Clangkap
photo Nurito - Beritajakarta.id

Kader PKK Jaktim Panen Sayur di RPTRA Garuda Cilangkap

Kader TP PKK bersama dasawisma dan pengelola RPTRA Garuda Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (20/4), melakukan panen sayuran bersama.

Hasil panen ini akan dibagikan kepada kader PKK, pengelola RPTRA dan warga sekitar

Kegiatan dipimpin Ketua TP PKK Jakarta Timur, Diah Anwar dan dihadiri Camat Cipayung, Fajar Eko Satrio, Lurah Cilangkap, Nasir Sugiar dan sejumlah pejabat terkait lainnya.

Diah Anwar mengatakan, berbagai sayuran yang dipanen hari ini terdiri dari 49 kilogram Timun Suri, lima kilogram daun singkong, 18 kilogram pepaya, 10 kilogram terong, tiga kilogram cabai dan satu kilogram tomat cery.

Berpartisipasi dalam Panen Bersama di Cilacap, Gubernur Pastikan Hadirnya Kolaborasi Berkeadilan Bagi Petani dan Warga Jakarta

"Hasil panen ini akan dibagikan kepada kader PKK, pengelola RPTRA dan warga sekitar," katanya.

Menurut Diah, di RPTRA Garuda ini tersedia lahan yang cukup luas untuk ditanami aneka sayur mayur. Bahkan PPSU, lurah dan camat turut aktif bercocok tanam di RPTRA ini.

Ia berharap, warga lainnya di Jakarta Timur bisa bercocok tanam di rumah masing-masing dengan menggunakan media tanam pot maupun polybag dan sistem hidroponik.

"Dengan bercocok tanam selain dapat meningkatkan ketahanan pangan, juga menciptakan lingkungan yang hijau," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1186 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1169 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye953 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye940 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye850 personBudhi Firmansyah Surapati