You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Yuk Order Produk Minuman dan Kuliner Mamandi
photo Suparni - Beritajakarta.id

Yuk Order Produk Minuman dan Kuliner Mamandi

Jakpreneur binaan di Kabupaten Kepulauan Seribu semakin inovatif dan kreatif dalam membuat produk, berkat pembinaan serta pendampingan dari Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Kepulauan Seribu.

Harga yang ditawarkan juga sangat terjangkau

Salah satunya, produk kuliner dan minuman dengan brand Mamandi kekinian yang dihasilkan Jakpreneur bernama Ukhriyatul Ambiyah, warga RT 04/04, Kelurahan Pulau Tidung, Kecamatan Kepulauan Seribu.

Ukhriyatul atau yang biasa dipanggil Otul ini menuturkan, dirinya bergabung menjadi Jakpreneur binaan Sudin KPKP Kepulauan Seribu melalui berbagai pelatihan dan memulai usahanya pada Juni 2020 lalu.

Yuk Nikmati Agar-agar Rumput Laut Khas Pulau Harapan Buatan Bu Siti

"Saya sudah bisa membuat dan menjual berbagai macam olahan dengan produk andalan minuman kekinian Mamandi Dessert dan Mamandi Shake," ujarnya, Rabu (12/5).

Otul menjelaskan, minuman kekinian yang dibuat dan dijual berupa minuman es buah segar dalam kemasan cup. Minuman ini berbahan dasar buah-buahan segar, cocktail dan sentuhan khas rumput laut asli hasil budi daya di Pulau Tidung yang diramu tanpa santan dan susu, berbeda memang dari yang lainnya.

"Kita melayani PO dan delivery, bisa melalui WhatsApp di 085891577015 bagi warga Pulau Tidung, Pulau Payung, Pulau Pari, Pulau Lancang hingga Pulau Untung Jawa. Produk minuman ini kuat tiga sampai tujuh hari dengan penyimpanan di dalam frezzer," terangnya.

Menurutnya, minuman ini cocok dinikmati saat Lebaran, terlebih jika cuaca sedang terik, sangat terasa menyegarkan.

"Untuk harga yang ditawarkan juga sangat terjangkau hanya Rp 8 ribu untuk Mamandi Shake," ungkapnya.

Ia menambahkan, untuk produk Mamandi Dessert harga jualnya berkisar Rp 11-15 ribu. Kemudian ada juga menu nasi bakar tongkol suwir dan nasi bakar ampela dengan harga Rp 13 ribu, pukcue frozen dan berbagai macam puding.

"Selama Ramadan ini omzet meningkat hingga Rp 300 ribu per hari dibanding hari biasa," katanya.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas KPKP Kepulauan Seribu, Devi Lidya menginginkan agar Jakpreneur binaannya terus mengembangkan produksi dengan giat berinovasi mengikuti perkembangan zaman, baik dalam memproduksi olahan maupun  desain kemasan.

"Melalui produk dan kemasan yang kekinian diyakini dapat menarik pembeli dan meningkatkan penghasilan. Kami berharap para Jakpreneur yang berhasil ini bisa menularkan semangat bagi Jakpreneur lainnya," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye6309 personTiyo Surya Sakti
  2. Dinkes Monitoring Kasus Hantavirus, Waspadai Penularan

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1949 personDessy Suciati
  3. Sudin LH Jaktim Olah 3,4 Ton Sampah Organik Jadi Pakan Maggot dan Kompos

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1806 personNurito
  4. Pramono Bakal Lantik 891 Pejabat Pemprov DKI Hari Ini

    access_time20-05-2026 remove_red_eye1570 personDessy Suciati
  5. Pemkot Jakbar Gelar Kerja Bakti Serentak di 56 Kelurahan

    access_time17-05-2026 remove_red_eye1300 personBudhi Firmansyah Surapati