You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Warga RT 11/09 Kayu Putih Jalani Swab PCR Massal
photo Nurito - Beritajakarta.id

48 Warga RT 11/09 Kayu Putih Jalani Swab PCR

Sebanyak 48 warga RT 11 RW 09 Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur, Sabtu (5/6), menjalani swab PCR, menyusul penerapan lockdown mini pasca ditemukannya 22 warga yang positif COVID.

Jika hasilnya positif, kami akan melakukan tracing 

Lurah Kayu Putih, Artika Ristiana mengatakan, 48 warga yang menjalani swab PCR ini disinyalir ada kontak erat dan rumahnya berdekatan dengan 22 warga yang dinyatakan positif COVID-19. Tes PCR dilakukan enam petugas kesehatan Puskesmas Kecamatan Pulogadung.

"Hasil swab PCR baru diketahui, Minggu (6/6) besok. Jika hasilnya positif, kami akan melakukan tracing di wilayah RT 11/09 yang dihuni oleh 318 jiwa," tutur Artika.

73 Warga RT 03/03 Cilangkap Sudah Sembuh dari COVID-19

Menurut Artika, petugas Sudin Gulkarmat Jakarta Timur juga sudah melakukan penyemprotan disinfektan menggunakan mobil pemadam kebakaran di lokasi RT 11/09, Jumat (4/6) sore kemarin.  

Ketua RW 09 Kayu Putih, Lambertus Simanjorang menjelaskan, dari 22 warga yang terkonfirmasi positif COVID, 13 di antaranya sudah dievakuasi ke Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat. Kemudian tiga orang dirujuk ke RS Haji Pondok Gede, enam orang menjalani isolasi mandiri di rumahnya.

"Lingkungan RT 11/09 juga sudah ditutup untuk sementara atau lockdown mini agar kasus penyebaran COVID dapat ditekan semaksimal mungkin," pungkas Lambertus.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye10631 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1323 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1245 personFakhrizal Fakhri
  4. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1231 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye965 personBudhi Firmansyah Surapati