You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Aksi Rehabilitasi PBKL Tanam 2.500 Bibit Mangrove di Pesisir Pulau Tidung
photo Suparni - Beritajakarta.id

2.500 Bibit Mangrove Ditanam di Pesisir Utara Pulau Tidung

Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Budidaya dan Konservasi laut (PBKL) Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Provinsi DKI Jakarta melakukan penanaman 2.500 bibit mangrove di pesisir utara Pulau Tidung, Kelurahan Pulau Tidung, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Kepulauan Seribu.

Menjaga dan melestarikan ekosistem lingkungan 

Kepala UPT PBKL Dinas KPKP DKI Jakarta, Zaenab Biki mengatakan, upaya rehabilitasi kawasan pesisir tersebut dilakukan berkolaborasi dengan kelompok peduli lingkungan Penunggul dari Pulau Tidung.

"Kita perlu terus menjaga dan melestarikan ekosistem lingkungan di Pulau Tidung," ujarnya, Jumat (9/7).

Kepulauan Seribu Bertekad Berkontribusi Cegah Pemanasan Global

Ia menambahkan, selain penanaman mangrove, juga dilakukan restocking sebanyak 500 benih ikan giru (nemo) dan 1.200 benih ikan kerapu bebek di perairan Pulau Tidung.

"Kami terbuka untuk kolaborasi pelestarian lingkungan, permohonan dapat melalui email pbkldki@gmail.com. Mari kita berkolaborasi menjaga kelestarian alam laut sehingga terwujud ketahanan pangan, lingkungan hijau dan laut yang biru menuju kota Jakarta yang modern yang berorientasi pada pelayanan publik," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1344 personAnita Karyati
  2. Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1189 personDessy Suciati
  3. Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

    access_time26-01-2026 remove_red_eye981 personDessy Suciati
  4. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye953 personDessy Suciati
  5. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye779 personFakhrizal Fakhri
close