You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Saluran Air Sepanjang 1 Kilometer di Jalan RE Martadinata Tanjung Priok Dikuras
photo Suparni - Beritajakarta.id

Saluran di Jalan RE Martadinata Dikeruk

Satuan Pelaksana Sumber Daya Air (Satpel SDA) Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara melakukan pengerukan saluran sepanjang satu kilometer di Jalan RE Martadinata, RT 01/14, Kelurahan Tanjung Priok.

Sudah mencapai sekitar 500 meter

Pengawas Satpel SDA Kecamatan Tanjung Priok, Muhammad Sanusi mengatakan, pengerukan saluran dilakukan karena terjadinya pendangkalan sekitar satu meter akibat adanya sedimen lumpur dan sampah.

"Terjadinya pendangkalan saluran ini rawan memicu genangan di kawasan Taman Bone dan Taman Karapan Sapi. Saluran ini kita normalisasi lagi dikembalikan ke kedalaman awal sekitar dua meter dari permukaan jalan," ujarnya, Jumat (27/8).

Saluran di RW 02 Kelurahan Pulau Untung Jawa Dibersihkan

Menurutnya, untuk pengerukan saluran yang sudah dimulai sejak 2 Juli 2021 tersebut dikerahkan sebanyak delapan personel.

"Pengerukan saluran kita mulai dari sekitar Pos 1 Pelabuhan Tanjung Priok dan saat ini sudah mencapai sekitar 500 meter," terangnya.

Ia menambahkan, sedimen lumpur dan sampah yang berhasil diangkat setiap harinya bisa mencapai 8 kubik.

"Pengurasan masih sekitar 500 meter lagi sampai kawasan Pintu Air Taman Bone. Diprakirakan pengerjaan rampung paling lambat Desember mendatang," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye23812 personNurito
  2. PPSU Jelambar Himpun 144 Liter Minyak Jelantah

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1839 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. DPP APWI Gelar Halal Bihalal Bersama Widyaiswara

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1179 personFolmer
  4. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1117 personFakhrizal Fakhri
  5. Legislator Dukung Penertiban Billboard Bermuatan Sensitif

    access_time06-04-2026 remove_red_eye910 personFakhrizal Fakhri