You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Hari Petama PTM Terbatas Siswa SMKN 40 Paktik Kompetensi Keahlian
photo Nurito - Beritajakarta.id

Hari Pertama PTM Terbatas Siswa SMKN 40 Langsung Praktik

Dalam PTM Terbatas ini kita lebih fokus memberikan mata pelajaran produktif, praktik desain grafis

Hari pertama pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas, Senin (30/8), siswa  SMKN 40 langsung belajar praktik kompetensi keahlian  di ruang kelas sesuai dengan jurusannya masing-masing.

PTM Terbatas di Cengkareng Terapkan Prokes Ketat

Kepala SMKN 40, Desly Wahyuni mengatakan, selama pelaksanaan PTM Terbatas pihaknya lebih mengedepankan pemberian mata pelajaran pelajaran produktif. Sehingga siswa bisa langsung praktik sesuai jurusan yang dipilih. Hari pertama PTM ini diikuti oleh 70 siswa kelas XI. Mereka dibagi dalam enam kelas dimana setiap kelasnya diisi oleh 10, 12 dan 13 siswa. Lamanya jam belajar maksimal dua jam.

"Dalam PTM Terbatas ini kita lebih fokus memberikan mata pelajaran produktif, praktik desain grafis. Hal ini lebih difokuskan karena ini sekolah kejuruan, agar siswa bisa memahami praktik langsung," kata Desly.

Menurutnya, kebijakan PTM Terbatas ini dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk lebih fokus ke pelajaran praktik keahlian. Karena pemberian materi praktik sulit dilakukan dengan cara virtual, walaupun praktiknya berbasis komputer. Karena ada aplikasi yang harus diinstal dan tahapan pemberian materi harus secara detil. Sedangkan untuk mata pelajaran normatif dan adaptif atau istilahnya  C1 dan C2 dapat dilakukan secara daring, saat siswa berada di rumahnya masing-masing.

Disebutkan, lima jurusan yang ada di SMKN 40 ini adalah, akuntansi dan keuangan lembaga, bisnis daring dan pemasaran, otomotisasi tata kelola perkantoran, multi media dan rekaysa perangkat lunak.

"Di sini ada lima jurusan yakni akuntansi dan keuangan lembaga, bisnis daring dan pemasaran, otomotisasi tata kelola perkantoran, multi media dan rekayasa perangkat lunak,' jelasnya.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan sekaligus Ketua Satgas COVID SMKN 40, Jumanta Hamdayama menambahkan, sebelum masuk kelas dan memulai praktik, siswa diperiksa suhu tubuhnya menggunakan thermal gun dan wajib mencuci tangan, serta wajib mengenakan masker dan menjaga jarak satu sama lain.

"Usai jam sekolah, siswa langsung pulang. Mereka bisa menggunakan bus sekolah yang disiapkan Dishub DKI," pungkasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye6285 personTiyo Surya Sakti
  2. Sterilisasi Kucing di Palmerah Dilakukan Pekan Depan

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2750 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Gerakan Pilah Sampah Menuju Jakarta Lebih Bersih, Sehat, dan Asri

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2283 personFakhrizal Fakhri
  4. Dinkes Monitoring Kasus Hantavirus, Waspadai Penularan

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1913 personDessy Suciati
  5. Sudin LH Jaktim Olah 3,4 Ton Sampah Organik Jadi Pakan Maggot dan Kompos

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1789 personNurito
KONTAK KAMI
Berita Jakarta Berita Jakarta TV

Jl. Medan Merdeka Selatan 8-9 Blok F Lt. II Jakarta
local_phone +62 21 3822356
email redaksi@beritajakarta.id

TAUTAN LAINNYA
Tentang Kami | Sitemap | Infografis

© copyright 2001 - 2026 All Rights Reserved