You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Walkot Jaksel Tingkatkan Produk Unggulan Pengusaha Mikro
photo Izzudin - Beritajakarta.id

150 Pedagang Dilatih Manajemen Ritel

Sebanyak 150 pedagang kecil dan menengah mendapat pelatihan manajemen ritel di kantor Walikota Jakarta Selatan, Kamis (26/3). Diharapkan pedagang dapat menerapkan sistem manajemen ritel.

Kalau masyarakat bisa mengusai pemasaran banyak pedagang yang maju

Walikota Jakarta Selatan, Syamsudin Noor mengatakan, saat ini usaha ritel di Jakarta Selatan sebanyak 221 gerai.  

"Gerai yang banyak ini bisa mempunyai manfaat buat warga Jaksel," kata Syamsudin Noor, Kamis (26/3).

Pedagang Tanaman Disediakan Lahan Berjualan

Dikatakan Syamsudin, pedagang kecil dan menengah di Jakarta Selatan banyak menghasilkan prosuk unggulan. Namun, pedagang tersebut masih menemui banyak kendala di antaranya masalah manajemen pemasaran yang masih bersifat tradisional. "Kalau masyarakat bisa mengusai pemasaran banyak pedagang yang maju," ucap Syamsudin.

Pihaknya, lanjut Syamsudin, telah menjalin kerjasama dengan berbagai usaha ritel agar dapat memberikan kontribusi dan menjadi penyalur produk kerajinan warga. "Kami sudah menjalin kerjasama dengan ritel untuk bisa menyalurkan kerajinan produk unggulan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Ajak Warga Nikmati Mobilitas Hemat Program Tarif Rp1

    access_time24-06-2026 remove_red_eye1399 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Beri Penghormatan Tokoh Betawi, Pemprov DKI Gelar Haul Akbar Ulama dan Habaib di Monas

    access_time19-06-2026 remove_red_eye883 personDessy Suciati
  3. Rayakan HUT Ke-499 Jakarta, Setu Babakan Gelar Gebyar Seni Budaya

    access_time20-06-2026 remove_red_eye842 personNurito
  4. Siswi SMA Meninggal Akibat Kabel, Pemprov DKI Bantu Pemakaman dan Beri Santunan

    access_time19-06-2026 remove_red_eye834 personDessy Suciati
  5. HUT Jakarta, PAM JAYA-TP PKK Gratiskan Khitan 2.000 Anak

    access_time19-06-2026 remove_red_eye798 personAldi Geri Lumban Tobing