You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
integrasi transportasi 1
photo Mochamad Tresna Suheryanto - Beritajakarta.id

Asyik.. Kini Semakin Nyaman Berganti Moda Transportasi di Jakarta

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus berupaya memberi kemudahan dan kenyamanan bagi warga dalam berpindah transportasi publik melalui sistem transportasi terintegrasi. Salah satu upaya yang dilakukan yaitu lewat penataan kawasan stasiun.

Pemprov DKI Jakarta berkolaborasi dengan seluruh pihak menghadirkan konsep transportasi terintegrasi

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan, Jakarta memiliki empat moda layanan angkutan umum massal yaitu KRL, LRT, MRT, dan Transjakarta. Menurutnya, penataan kawasan stasiun dilakukan untuk mengatur tata ruang dan transportasi di kawasan stasiun, sehingga mendukung upaya integrasi transportasi.

"Pemprov DKI Jakarta berkolaborasi dengan seluruh pihak menghadirkan konsep transportasi terintegrasi untuk mengatur arus maupun pergerakan penumpang menggunakan moda transportasi yang berbeda. Jadi seamless transportation itu tercapai, kemudian terjadi integrasi secara utuh baik antara transportasi dengan tata ruang, maupun antarmoda transportasi yang ada di kawasan," ujar Syafrin, Jumat (15/10).

Kolaborasi Wujudkan Integrasi Transportasi Publik di Ibukota

Dijelaskan Syafrin, sebelumnya di kawasan Tanah Abang tidak ada keterpaduan transportasi dengan tata ruang dan integrasi antarmoda. Masyarakat yang turun dari KRL selalu ramai di sepanjang Jalan Jatibaru untuk mencari angkutan lanjutan.

Menurutnya, dengan dilakukan penataan kawasan stasiun Tanah Abang maka integrasi transportasi dengan tata ruang tercipta, dan integrasi antarmoda transportasi terwujud, sehingga penumpang nyaman saat berpindah antarmoda publik.

"Sekarang tidak lagi, semuanya fokus di area penataan kawasan, ada bus Transjakarta, Mikrotrans, bajaj, ojek online maupun pangkalan. Sehingga pergerakan di dalamnya itu kondisinya tertib dan masyarakat itu dalam melakukan mobilitas menjadi smooth. Demikian pula dengan kawasan stasiun lainnya seperti di Stasiun Palmerah, Tebet, Sudirman, Juanda dan Senen," katanya.

Untuk diketahui, Pemprov DKI Jakarta melakukan penataan kawasan stasiun terpadu di empat lokasi pada tahun 2020 yakni, Stasiun Tanah Abang, Stasiun Senen, Stasiun Sudirman, dan Stasiun Juanda.

Tahun ini, penataan kawasan stasiun terpadu menyasar empat lokasi lain yaitu, Stasiun Tebet, Stasiun Palmerah, Stasiun Manggarai, dan Stasiun Gondangdia. Dua di antaranya telah diresmikan yakni, Stasiun Tebet dan Stasiun Palmerah.

Selain itu, ada 24 lokasi integrasi antarmoda transportasi di DKI Jakarta saat ini. Rinciannya, enam lokasi integrasi antara stasiun MRT dengan Transjakarta yaitu, di Lebak Bulus, Blok M, Senayan, Bendungan Hilir, Bundaran Hotel Indonesia (HI), dan Cakra Selaras Wahana (CSW). Kemudian, dua lokasi integrasi halte Transjakarta dengan LRT, yaitu di Velodrome dan Pulomas.

Selanjutnya, ada 13 lokasi integrasi stasiun KRL dengan Transjakarta seperti di Tanah Abang, Pasar Senen, Tanjung Priok, Jakarta Kota, Juanda, Tebet, Palmerah, Kebayoran, Grogol, Jatinegara, Klender, Buaran, dan Gondangdia. Dan, ada tiga lokasi integrasi multimoda yaitu, di Manggarai, Dukuh Atas, dan Cawang.

Ditambahkan Syafrin, simpul transportasi perkotaan juga mesti memfasilitasi pejalan kaki agar perpindahan ke angkutan umum mudah dan cepat. Untuk itu, jarak perpindahan antarmoda tidak lebih dari 500 meter. Demikian pula akses pejalan kaki ke angkutan umum maksimal 500 meter.

"Untuk pejalan kaki di area perkotaan itu bisa melakukan perjalanan lebih kurang 500 meter berjalan kaki. Dan pola ini yang justru sekarang diterapkan oleh Jakarta. Bisa kita lihat sebelumnya di Tanah Abang di sepanjang jalan Jatibaru itu menjadi terminal, sehingga orang akan berjalan lebih dari 500 meter untuk mencapai angkot. Tapi sekarang dengan dilakukan penataan seluruhnya digerakkan di kawasan sehingga yang jaraknya tadi lebih dari 500 meter, keseluruhannya ada di dalam satu area kawasan," tandas Syafrin.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye4849 personNurito
  2. Personel Gabungan Kembalikan Fungsi Trotoar dan Saluran di Jalan Sungai Bambu

    access_time21-10-2026 remove_red_eye2981 personAnita Karyati
  3. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1780 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Antisipasi Cuaca Panas, Pemprov DKI Siapkan OMC Jelang JRF dan Konser Kanye West

    access_time21-10-2026 remove_red_eye1769 personDessy Suciati
  5. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1740 personNurito