You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
crane terbakar tol cacing
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Mobil Crane Ludes Terbakar di Tol Cacing

Sebuah mobil alat berat jenis crane bernopol B 9854 KV, ludes terbakar di Jl Tol Cacing (Cakung-Cilincing), di KM 53.800 di kawasan Cakung, Jakarta Timur, Jumat (3/4) pagi. Diduga, kebakaran tersebut dipicu oleh korsleting pada bagian mesin.

Dugaan sementara kebakaran terjadi akibat hubungan arus pendek listrik

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun kemacetan arus lalu lintas terjadi hingga mencapai 5 kilometer terutama di ruas jalan dari arah Bintara menuju Cilincing.

Muslih (38), seorang petugas Tol Cacing menuturkan, dirinya mendapatkan kabar dari pengendara terkait mobil crane yang terbakar.

Nissan Serena Terbakar di Tol Cawang

Untuk memadamkan kobaran api, petugas sempat menutup jalan tol selama sekitar setengah jam. "Begitu dapat kabar dari pengguna jalan bahwa ada mobil terbakar, kami langsung meluncur ke lokasi kejadian dan melakukan penanganan," ujar Muslih, Jumat (3/4).

Kasie Operasi Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur, Moelyanto mengatakan, untuk memadamkan kobaran api, pihaknya mengerahkan 2 unit mobil pemadam. Api baru berhasil dipadamkan sekitar 1 jam kemudian.

"Dugaan sementara kebakaran terjadi akibat hubungan arus pendek listrik," ujar Moelyanto.

Sejauh ini belum diketahui sopir mobil crane tersebut. Sebab sang sopir diduga langsung melarikan diri saat mobil yang dikemudikannya ludes terbakar.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1185 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1165 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye951 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye937 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye849 personBudhi Firmansyah Surapati